News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puluhan Warga Bondrang, Ponorogo, Keracunan Massal, 1 Orang Meninggal Dunia

Seorang warga Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, meninggal dunia dan 46 orang lainnya mual-mual, demam hingga diare, diduga karena keracunan makanan.
Sabtu, 1 Februari 2025 - 19:18 WIB
Keracunan Massal
Sumber :
  • Tim tvone - aris sutikno

Ponorogo, tvOnenews.com - Seorang warga Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo, Ponorogo, meninggal dunia dan 46 orang lainnya mengalami mual-mual, demam tinggi hingga diare, diduga karena keracunan makanan.

Pasalnya, setelah menghadiri acara kenduri hajatan peringatan 40 hari orang meninggal dunia di salah satu rumah warga, dan keesokan harinya puluhan warga mengalami diare. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Miskun Dayun (60) warga setempat meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di RSUd dr. Harjono. Korban awalnya menderita pusing, mual, demam tinggi hingga diare yang cukup parah dan sempat diperiksa petugas medis desa setempat. Hingga akhirnya Miskun dirujuk ke rumah sakit bersama seorang warga lainnya karena kondisinya melemah setelah mengkonsumsi makanan di acara hajatan di di rumah Miswaji, warga Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo. 

Kepala Desa Bondrang, Kecamatan Sawoo Baru, Pria Sukaca, saat dikonfirmasi sejumlah media menjelaskan pihaknya menerima informasi jika puluhan warganya mengalami keracunan, diduga mengkonsumsi makanan setelah menghadiri acara hajatan. 

"Awalnya kita menerima informasi dari warga yang diduga keracunan habis acara dzikir fida (kenduri). Warga yang keracunan mengeluhkan mual, muntah, dan diare," tutur Kades Bondrang, Baru Pria Sukaca.

Sementara, pemilik hajat, Miswaji menuturkan acara hajatan kunduri peringatan 40 hari meninggalnya orang tuanya, total undangan ada 90 orang yang hadir dan 46 diantaranya yang mengalami diare hingga demam. 

"Menunya biasa mas, sate gule kambing, yang dipesan di catering. Pihak keluarganya tidak menyangka akan terjadi seperti ini, karena pas disajikan dan disantap rasa makanannya juga tidak ada yang aneh," jelas Miswaji. 

Miswaji menjelaskan, keluarganya hanya mengantar kambing ke tempat catering, dan yang mengolah dan memasak dari pihak catering. 

Sementara itu menurut Heru Kusmananto petugas Puskesmas Bondrang saat di konfirmasi menjelaskan, dari 46 orang yang mengalami keracunan, satu warga, Miskun Dayun (60) meninggal dunia usai dirawat di rumah sakit akibat keracunan dan satu warga lainnya masih menjalani perawatan medis dirumah sakit. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang dirawat dua orang, satu orang meninggal dunia dan satunya lagi masih dirawat inap," papar petugas Puskesmas, Heru Kusmananto. 

Sementara itu untuk warga lainnya yang juga mengalami mual, muntah, demam tinggi, pusing dan diare dengan katagori ringan hanya menjalani rawat jalan dan dilakukan pemantauan tim medis yang mendatangi rumah-rumah warga. (asn/hen) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT