GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Bubarkan Belasan Orang Gelar Ritual di Pantai Watu Ulo Jember

Sekelompok orang kembali melakukan ritual di Pantai Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember pada Sabtu (26/2/2002). Polisi lekas bubarkan ritual.
Sabtu, 26 Februari 2022 - 20:36 WIB
Warga Nganjuk saat Ritual di Pantai Watu Ulo Jember, Jawa Timur
Sumber :
  • tim tvOne/Sinto

Jember Jawa Timur - Sekelompok orang kembali melakukan ritual di Pantai Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Jember pada Sabtu (26/2/2002). Padahal sekitar dua minggu sebelumnya tepatnya Minggu (13/2/2022), sebanyak 11 orang meninggal dunia akibat melakukan ritual yang lokasinya tak jauh dari tempat diadakan ritual hari ini.

Mereka yang meninggal itu merupakan kelompok yang menamakan diri Tunggal Jati Nusantara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Kapolsek Ambulu AKP M Ma'ruf, kelompok yang hari ini melakukan ritual berjumlah 18 orang. Namun Ma'ruf memastikan bahwa mereka bukan berasal dari Jember.

"Mereka ini datang dari Nganjuk Jawa Timur, ada sekitar 18 orang," ujar Ma'ruf.

Ma'ruf menjelaskan, ketika 18 orang tersebut melakukan ritual, ada warga yang melapor kepada pihaknya sehingga aksi itupun akhirnya dibubarkan.

"Tadi anggota pakai toa datang ke lokasi dan meminta kelompok yang melakukan ritual berendam di pinggir pantai itu membubarkan diri," katanya.

Saat diinterogasi oleh petugas, kelompok ini menamakan dirinya dengan Kejawen Kejayan Trimurti.

Menurut Ma'ruf, ini bukanlah kali pertama kelompok ini melakukan ritual di lokasi tersebut.

"Sudah dua kali mereka ini ritual di lokasi itu. Hanya saja kapan pertama kalinya kita belum tahu," katanya.

Ma'ruf mengatakan, tujuan dari kelompok ini melakukan ritual adalah untuk membersihkan diri sekaligus mendoakan 11 pelaku ritual yang sekitar dua minggu lalu meninggal akibat terseret ombak di Pantai Watu Ulo.

"Katanya mendoakan 11 korban meninggal sebelumnya, biar jasadnya langsung keterima gitu," jelas Ma'ruf.

Setelah diinterogasi dan diberikan pemahaman, kelompok itupun akhirnya langsung pulang.

Ma'ruf mengimbau agar masyarakat tidak kembali lagi melakukan ritual apalagi berendam di pantai Watu Ulo.

"Karena ombak di Pantai Selatan ini sulit diprediksi. Tiba-tiba ombaknya datang dan besar," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ma'ruf juga mengatakan bahwa pihaknya juga akan lebih intens dalam melakukan patroli di sepanjang pantai Watu Ulo, agar tidak ada lagi masyarakat dan kelompok melakukan kegiatan serupa.

"Kita juga meminta kepada masyarakat sekitar pantai agar segera melapor ke kita jika melihat ada orang maupun kelompok yang melakukan ritual di pantai itu," kata Ma'ruf.(Sinto/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT