GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Pak Slamet yang Selamat dari Ngerinya Tragedi Tanah Longsor Wonosalam, Jombang

Slamet, korban yang berhasil menyelamatkan diri dari tanah longsor yang menerjang rumahnya di Dusun Jumok, Dukuh Banturejo, Desa Sambirejo, Wonosalam, Jombang
Jumat, 24 Januari 2025 - 14:07 WIB
Tanah Longsor di Wonosalam Jombang
Sumber :
  • tim tvone - rohmadi

Jombang, tvOnenews.com – Nasib beruntung masih berpihak pada Slamet, salah satu korban yang berhasil menyelamatkan diri dari tragedi tanah longsor yang menerjang rumahnya di Dusun Jumok, Dukuh Banturejo, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Kamis (23/1).

Pria berumur 51 tahun itu, berhasil selamat dari tragedi tragris pada pukul 05.30 WIB. Rumahnya rusak parah akibat timbunan tanah longsor bersama 3 rumah warga lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Slamet (51), salah seorang korban yang selamat, menceritakan kejadian tersebut bermula dari suara gemuruh yang berasal dari perbukitan belakang rumahnya. Merasa ada kejanggalan, ia pun segera mengajak seluruh anggota keluarga untuk menyelamatkan diri.

“Dengar suara seperti kretek-kretek, terus grubyak, langsung saya lari, keluarga yang lain juga ikut lari. Alhamdulillah, semua selamat,” ujar Slamet saat ditemui di lokasi longsor. 

Slamet menyebutkan, saat kejadian, ada enam orang di dalam rumahnya, namun tidak ada korban jiwa. Keempat rumah yang tertimpa longsor meliputi rumah Slamet, Sanimin, Ismail, dan Nasir. Beruntung, penghuni rumah Slamet dan tiga rumah lainnya berhasil selamat. Namun, nasib berbeda dialami keluarga Ismail. 

Istri Ismail, Widyawati, dan anak sulungnya, Muhammad Ma'ruf, mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu, anak keduanya, Duwi Ayu Wandira, yang akrab disapa Andien, ditemukan tertimbun di bawah reruntuhan rumah.

Kondisi Ismail masih belum diketahui, karena dia dilaporkan berada di dalam rumah pada saat longsor terjadi. Pencarian terhadapnya terus dilakukan oleh petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Informasi yang kami terima, Ismail berada di dalam rumah saat longsor melanda. Kami masih mencari keberadaannya. Begitu juga dengan anak kedua Ismail yang sempat tertimbun, Andien, yang sudah ditemukan,” kata Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Dias Quintas.

Lokasi longsor terjadi berada di kawasan perbukitan dengan kondisi tanah yang miring. Sebelumnya, longsor ini sempat diwaspadai karena pada tahun lalu, sejumlah retakan sudah ditemukan di area tersebut. (roi/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Bukan Tonali! Miralem Pjanic Sebut Sosok Ini Lebih Layak Diboyong Juventus

Mantan gelandang Juventus, Miralem Pjanic, menyarankan mantan klubnya untuk membidik Bernardo Silva pada bursa transfer musim panas mendatang jika gagal mengamankan tanda tangan Sandro Tonali.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT