GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tuntut Pencairan Tunjangan Kinerja, Puluhan Dosen Poltek Negeri Madiun Demo di Depan Kampus 

Puluhan dosen dari Politeknik Negeri Madiun (Poltek Negeri Madiun) menggelar aksi demo tuntut pencairan tunjangan kinerja para dosen di depan kampus 2.
Kamis, 23 Januari 2025 - 15:51 WIB
Tuntut Pencairan Tunjangan Kinerja, Puluhan Dosen Poltek Negeri Madiun Demo di Depan Kampus
Sumber :
  • miftakhul erfan

Madiun, tvOnenews.com - Puluhan dosen dari Politeknik Negeri Madiun (Poltek Negeri Madiun) menggelar aksi demo tuntut pencairan tunjangan kinerja para dosen di depan kampus 2 jalan ring road Kota Madiun, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Kamis (23/1/2025).

Dalam aksi itu, para dosen dan ASN mengaku sudah lima tahun belum mendapatkan dana tunjangan kinerja sebagai dosen dan ASN. Mereka berharap suara dan aspirasinya didengar oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendikti Ristek).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dosen Akuntansi Keuangan Politeknik Negeri Madiun, Qimyatussaadah, mengungkapkan bahwa tunjangan kinerja bagi dosen yang sudah bekerja dengan dedikasi tinggi sangat berpengaruh terhadap semangat dan motivasi dalam menjalankan tugas mereka.

"Kami sebagai tenaga pendidik memiliki peran yang sangat vital dalam mencerdaskan bangsa, namun belum adanya kejelasan terkait pencairan tunjangan ini menambah beban mental dan ekonomi bagi kami," ujarnya.

Lebih dari 50 dosen dan ASN dari Poltek Madiun ini ikut dalam aksi unjuk rasa, sebagian membentangkan poster tuntutan, sebagian lagi silih berganti berorasi menggunakan pengeras suara. 

Hal ini mereka lakukan karena adanya diskriminasi yang diterima. Pasalnya banyak dosen yng bekerja di entitas/kampus lain yang sudah menerima tukin tersebut dan tidak ada masalah pembayarannya. 

“Tuntutan kami sangat jelas, itu tukin untuk semua. Jadi kalau rekan kami sebagai dosen di entitas lain mendapat tukin kami berharap yang sama karena itu hak kami,” imbuhnya. 

“Lalu kenapa baru aksi sekarang, karena sebelumnya kami telah berjuang dari pusat beralasan karena adanya pergantian nomenklatur tapi makin ke sini makin tidak jelas,” pungkasnya. 

Perlu digarisbawahi, lanjut Qimyatussaadah, bahwa undang-undang profesi dosen tidak membedakan dosen itu dari entitas manapun. Sehingga mereka menganggap apa yang dialami para dosen dan ASN Poltek Madiun ini adalah bentuk diskriminasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Poltek Negeri Madiun sendiri merupakan salah satu perguruan tinggi negeri yang memiliki kontribusi dalam bidang pendidikan vokasi dengan ribuan mahasiswa yang tersebar di berbagai program studi. 

Dosen di perguruan tinggi ini mengharapkan adanya perhatian yang lebih besar dari pemerintah terkait kesejahteraan mereka, agar dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan yang mereka berikan. (men/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT