News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Siswa MAN 2 Tuban Dikeluarkan, Pihak Sekolah: Kami Tidak Pernah Mengeluarkan Siswa

Setelah kebijakan sekolah MAN 2 Tuban, yang diduga mengeluarkan tiga siswanya dari sekolah dan menjadi perhatian publik, akhirnya pihak sekolah buka suara.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 21 Januari 2025 - 14:47 WIB
Tasmo, Kepala Sekolah MAN 2 Tuban
Sumber :
  • hartono ranggalawe

Tuban, tvOnenews.com - Setelah kebijakan sekolah Madrasah Aliyah (MA) Negeri 2 Tuban, yang diduga mengeluarkan tiga siswanya dari sekolah dan menjadi perhatian publik, akhirnya pihak sekolah buka suara. Tasmo, Kepala Sekolah (Kepsek) setempat, menyangkal kalau pihaknya dinilai mengeluarkan siswa.

“Sampai saat ini kami belum pernah mengeluarkan siswa dari sekolah,” kata Tasmo saat ditemui di kantornya, Jumat (17/01) siang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan didampingi Wakil Kepala (Waka) Kesiswaan, Waka Humas, Waka Kurikulum, dan Kepala Tata Usaha, mantan Kepsek MTA Negeri 1 Tuban ini menjelaskan, bahwa tiga siswa tersebut memang bermasalah sehingga tidak masuk sekolah.

Diantaranya Rizal, dikatakanya memang sedang terhimpit masalah ekonomi tidak memiliki kendaraan sehingga sering bolos tidak masuk sekolah. Sedang dua siswi lainnya diduga terkait pornografi videonya beredar di masyarakat.

Meski demikian, lanjut Tasmo yang juga mantan Kades Simo Kecamatan Soko ini, setiap kebijakan sekolah selalu dimusyawarahkan bersama tim, ada wali murid, wali kelas dan guru BK, sehingga pihaknya keberatan jika dikatakan melakukan perundungan, seperti yang tertulis di media.

“Pihak sekolah sudah berusaha mempertahankan siswanya dengan berbagai cara. Seperti Afrizal, ini wali kelasnya sudah melakukan home visit, berusaha menghubungi orang tuanya untuk mengenal lebih dekat namun tidak pernah ketemu, jadi tidak ada istilah perundungan,” timpal Muktamir, salah seorang Waka bidang Kesiswaan.

Sedang untuk dua siswi yang terkait pornografi, diduga tidak masuk sekolah karena malu dan tertekan.

“Mungkin dia malu kepada teman-temanya setelah video syur dirinya viral, sehingga tertekan. Saat masuk sekolah juga tidak langsung masuk kelas tapi bersembunyi di kamar mandi. Jadi karena merasa malu, ingin pindah sendiri,” tandas Muktamir yang diamini Waka lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ditambahkan Amir, demikian Waka Kesiswaan ini kerap disapa, pihak sekolah juga tidak pernah mempersoalkan terkait tunggakan sekolah, karena semuanya sudah beres tidak ada masalah dalam pembayaran.

“Walas (wali kelas,red) tidak pernah menodong pembayaran, karena aktif bayarnya tidak ada masalah di pembayaran. Sehingga tidak ada alasan dikeluarkan karena nungak SPP,” pungkasnya.
.
Diberitakan sebelumya, seorang siswa dan dua siswi MAN 2 Tuban, diduga dikeluarkan dari sekolah gegara sering bolos dan pornografi. Mereka adalah Rizal, Risma dan Bunga, (ketiganya bukan nama sebenarnya).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT