News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petani di Jombang Kebanjiran Berkah saat Harga Cabai Meroket

Naiknya harga cabai di pasaran menjadi berkah tersendiri bagi para petani cabai di Kabupaten Jombang.
Selasa, 7 Januari 2025 - 12:20 WIB
Berkah Harga Cabai Meroket
Sumber :
  • tim tvone - rohmadi

Jombang, tvOnenews.com - Naiknya harga cabai di pasaran menjadi berkah tersendiri bagi para petani cabai di Kabupaten Jombang. Kenaikan harga ini dipicu oleh cuaca ekstrem yang menyebabkan sebagian petani gagal panen

Namun, berbeda dengan Samsul Maarif, seorang petani cabai asal Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, yang justru menikmati hasil panen melimpah karena menerapkan perawatan khusus pada tanamannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pantauan di ladangnya, Samsul, bersama sejumlah buruh petik cabai, tampak bersemangat saat memanen hasil cabai. Kenaikan harga cabai di pasaran yang mencapai angka signifikan memberikan keuntungan tersendiri bagi para petani.

Harga cabai yang sebelumnya berkisar Rp40 ribu per kilogram, kini melonjak hingga Rp90 ribu per kilogram di tingkat petani. Kenaikan harga yang tajam ini menjadi angin segar bagi para petani cabai, setelah sebelumnya mereka sempat kesulitan menjual hasil panen akibat harga yang rendah.

“Alhamdulillah, harga cabai saat ini sudah naik. Di pasar, harganya sekitar 100 ribuan, dan di tingkat petani sekitar 80 hingga 90 ribu. Sebelumnya, dua minggu lalu, harganya hanya sekitar 40 hingga 50 ribu,” ucapnya, Selasa (7/1).

Kenaikan harga cabai sudah mulai terjadi sejak bulan lalu, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain tingginya permintaan, kenaikan ini juga disebabkan oleh berkurangnya pasokan cabai di pasar akibat banyaknya petani yang gagal panen karena cuaca buruk.

“Kenaikan ini dipengaruhi oleh cuaca hujan yang menyebabkan banyak petani gagal panen,” ujarnya.

Menurut Samsul, salah satu kunci keberhasilannya dalam menjaga kualitas dan kuantitas panen adalah perawatan yang intensif dan terukur. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari lahan seluas 1400 meter persegi, Samsul mampu memanen sekitar 1,5 kuintal cabai dalam sekali panen. Pada musim panen ini, ia dapat melakukan panen hingga empat kali dalam sebulan.

“Petani harus lebih cermat dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang tidak menentu. Ia menyarankan agar antisipasi dilakukan sejak awal, karena jika tidak, gagal panen bisa menjadi ancaman serius bagi petani,” pungkasnya. (roi/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT