News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rumah Ambruk di Rejoso, Balita 2,5 Tahun Luka-luka Tertimpa Material

Sebuah rumah di Dusun Regek, Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Pasuruan, ambruk pada Senin (16/12) malam dan mengakibatkan balita berusia 2,5 tahun luka-luka .
Selasa, 17 Desember 2024 - 14:51 WIB
Rumah Ambruk di Rejoso, Balita 2,5 Tahun Luka-Luka Tertimpa Material
Sumber :
  • yogie anggara

Pasuruan, tvOnenews.com - Sebuah rumah di Dusun Regek, Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, ambruk pada Senin (16/12/2024) malam. Insiden ini menyebabkan seorang balita berusia 2,5 tahun mengalami luka-luka di bagian kepala setelah tertimpa reruntuhan rumah.

Rumah yang roboh tersebut milik Muhammad Syafiuddin (28), warga setempat. Menurut sejumlah saksi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Warga yang mendengar suara keras disertai teriakan minta tolong segera berhamburan keluar rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Brak, kami dengar suara keras dan teriakan. Warga keluar dikira kebakaran, ternyata rumah ambruk. Saat di lokasi, ada anak yang tertimpa," ujar Taslimah (48), salah satu tetangga korban.

Penyebab ambruknya rumah diduga karena kondisinya yang sudah tua, ditambah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut beberapa hari terakhir. Atap rumah yang rapuh tidak mampu lagi menahan beban, sehingga menyebabkan bangunan roboh.

"Rumahnya memang sudah tua dan mungkin sering terkena hujan, jadi rapuh," tambah Taslimah.

Syafiuddin menuturkan, saat kejadian, ia bersama istrinya berada di bagian belakang rumah, sementara anaknya, Raka Ramadhan (2,5), tengah tidur di ruang tamu. Tanpa ada tanda-tanda, atap rumah tiba-tiba runtuh.

"Saya dan istri sedang di belakang, tiba-tiba rumah langsung ambruk," kata Syafiuddin.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian segera membantu mengevakuasi Raka yang terjebak di bawah reruntuhan. Beruntung, balita tersebut berhasil diselamatkan meski mengalami luka di kepala.

"Alhamdulillah, anak saya selamat, meski mengalami luka di kepala," ucap Syafiuddin dengan syukur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syafiuddin berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki rumahnya yang hancur.

"Semoga pemerintah bisa membantu memperbaiki rumah kami yang rusak," harapnya. (asg/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT