News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengkhawatirkan, Penderita ISPA di Gresik Melonjak Capai 4361 Kasus, Mayoritas di Kawasan Industri

Di Kabupaten Gresik yang dikabarkan telah menerapkan program smart city, namun angka penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) malah melonjak tinggi.
Jumat, 6 Desember 2024 - 15:50 WIB
Penderita ISPA di Gresik Melonjak Capai 4361 Kasus
Sumber :
  • tim tvone - habib

Gresik, tvOnenews.com - Amat mencengangkan, di Kabupaten Gresik yang dikabarkan telah menerapkan program smart city, namun angka penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) malah melonjak tinggi. Padahal seperti diketahui manfaat smart city itu adalah meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan yang aman, mudah, sehat, dan makmur.

Temuan akan tingginya angka kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Gresik itu kini menjadi perhatian serius berbagai pihak. Tak hanya orang dewasa, ternyata penderita penyakit itu juga menerpa pada anak-anak balita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh karenanya dalam upaya penanggulangan, Dinas Kesehatan Gresik menggandeng Komunitas Wartawan Gresik, dengan menggelar dialog terkait 'Mitigasi Bersama Mencegah Penyakit ISPA' di Sekretariat KWG, Jl Basuki Rahmat Gresik.

Dalam dialog interaktif yang dipandu Mohammad Masduki itu juga menghadirkan narasumber Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan, dan dua anggota KWG yakni Syuhud, dan Miftahul Arif.

Untuk diketahui berdasarkan data Dinkes, tercatat sebanyak 4361 kasus ISPA terjadi di Gresik. Yang memprihatinkan, mayoritas kasus ditemukan di kawasan industri.

Dari total kasus tersebut, Puskesmas Sukomulyo Manyar yang di wilayahnya memang banyak ditemukan industri salah satunya industri kimia, mencatat jumlah pasien tertinggi, yaitu mencapai 473 orang. 

Posisi berikutnya ditempati Puskesmas Driyorejo dengan 269 pasien, disusul Puskesmas Kebomas dengan 254 kasus.

Kondisi ini menimbulkan keprihatinan mengingat kawasan industri sering kali memiliki tingkat polusi udara yang tinggi. 

Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan menyampaikan keprihatinannya atas tingginya kasus ISPA, terutama di daerah sekitar pabrik.

Dia menduga pencemaran udara akibat aktivitas industri menjadi salah satu faktor utama.

“Perusahaan harus aktif melaporkan pengendalian pencemaran udara. Pemerintah juga perlu memperketat pemberian izin pabrik yang berpotensi menciptakan polusi,” ujarnya, Jumat (6/12)

Politikus PDI Perjuangan asal Gresik selatan itu juga mengaku akan melanjutkan kajian terkait penyebab kasus ISPA dan mencari langkah strategis untuk penanggulangannya.

"Isu ini menarik, kami akan melakukan kajian dan menggali data, bahkan bila perlu kami sidak," lanjutnya.

Sementara itu, Jurnalis Syuhud menyoroti perlunya keselarasan antara legislatif dan eksekutif dalam menanggulangi ISPA. 

Dia menekankan pentingnya penegakan aturan, termasuk kewajiban perusahaan menyediakan ruang terbuka hijau sebesar 30 persen.

“Aturan ini sudah ada, tapi apakah benar-benar dijalankan? Perusahaan harus taat agar pencemaran bisa diminimalkan,” ujarnya.

Ketua KWG Miftahul Arif menjelaskan, FGD ini bertujuan untuk meneguhkan komitmen bersama dalam mitigasi ISPA. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, media berperan besar dalam mengedukasi masyarakat.

“Kami berterima kasih kepada Dinkes Gresik yang terus menggandeng media untuk mensosialisasikan langkah-langkah pencegahan ISPA kepada masyarakat luas,” pungkasnya. (mhb/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT