News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepasang Kekasih di Ngawi Diduga Bunuh Bayinya dan Kubur di Pekarangan Rumah

Warga Desa Waruk Tengah, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, Kamis (5/12) sore kemarin digemparkan dengan penemuan mayat bayi yang dikubur di pekarangan belakang rumah di desa setempat.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 6 Desember 2024 - 10:49 WIB
Temuan mayat bayi berjenis kelamin laki laki
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Ngawi, tvOnenews.com - Warga Desa Waruk Tengah, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, Kamis (5/12) sore kemarin digemparkan dengan penemuan mayat bayi yang dikubur di pekarangan belakang rumah di desa setempat.

Supono, Kepala Desa Pangkur membenarkan bahwa temuan mayat bayi berjenis kelamin laki laki itu dikubur di kedalaman sekitar 25 sentimeter, di bawah pohon pisang. Sementara penemuan mayat bayi yang dikubur itu diketahui berawal dari laporan pihak puskesmas setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Awalnya saya mendapat laporan ada sepasang kekasih yang datang ke puskesmas Kamis dinihari karena mengalami pendarahan yang diduga kuat habis menjalani persalinan atau melahirkan,” kata Supono.

Awalnya, pihak puskesmas menanyakan nama gadis yang mengalami pendarahan tersebut ke desa apakah benar warga dari Pangkur. Setelah dilakukan pencarian ternyata benar nama yang dimaksud warga setempat, remaja putri tersebut adalah anak dari Habib warga RT 6 RW 2 Dusun Tapen Desa Waruk Tengah.

“Anak gadis itu datang diantar laki-laki yang diduga kekasihnya, namun mereka mendaftar dengan nama samaran. Hanya saja alamatnya dari WarukTengah,” imbuhnya.

Diduga, bayi malang tersebut adalah hasil hubungan diluar nikah antara dua orang pelaku yakni sepasang kekasih, AHM (22) pemuda warga Dusun Tapen, Desa Waruk Tengah, Kecamatan Pangkur dan WRA (20), seorang mahasiswi asal Desa Pleset, Kecamatan Pangkur, Ngawi.

Karena takut tangisan bayi saat melahirkan secara mandiri itu terdengar orang tua WRA dan tetangga, maka kekasihnya AHM langsung membekap mulut bayi hingga meninggal dunia.

Mayat bayi kemudian dibawa AHM ke rumahnya dan dikubur di pekarangan belakang rumah dibawah pohon pisang dengan dibungkus kain sarung untuk menyembunyikan perbuatan mereka dari orang tua dan masyarakat.

Kamis sore, Satreskrim Polres Ngawi dan tim Inafis langsung melakukan olah TKP dan menggali makam bayi, untuk dibawa ke kamar mayat RSUD Soeroto Ngawi guna kepentingan visum untuk mengetahui penyebab pasti kematian nya.

AHM kini telah diamankan polisi ke Mapolres Ngawi guna mempertanggungjawabkan perbuatanya. Sementara WRA masih menjalani perawatan di Puskesmas Pangkur akibat pendarahan. (men/gol)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT