News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Tes Kejiwaan Anak yang Diduga Aniaya Ayah hingga Tewas di Ponorogo

Dugaan penyebab kematian Bonamin (67) warga Kecamatan Ponorogo, hingga kini terus didalami tim penyelidik unit Reskrim Polsek Ponorogo yang diback up Satreskrim Polres setempat.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 2 Desember 2024 - 15:27 WIB
Bonamin (67) warga Dukuh Prayungan, Kelurahan Paju
Sumber :
  • tvOne - aris sutikno

Ponorogo, tvOnenews.com - Dugaan penyebab kematian Bonamin (67) warga Dukuh Prayungan, Kelurahan Paju, Kecamatan Ponorogo, hingga kini terus didalami tim penyelidik unit Reskrim Polsek Ponorogo yang diback up Satreskrim Polres setempat.

Meski korban diduga kuat dianiaya anaknya sendiri Ridho Prasetyo (27), namun Satreskrim masih akan mengumpulkan bukti, termasuk hasil otopsi dari rumah sakit umum RSUD dr Harjono Ponorogo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seperti yang kita lihat dugaan awal memang penganiayaan, tapi kita butuh tindakan lebih lanjut otopsi di rumah sakit," ungkap Kapolsek Ponorogo, Iptu Mustofa Sahid. 

Pihak kepolisian memastikan jika meninggalnya korban tidak wajar, dan pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti seperti bercak darah, baju korban hingga tikar.

"Termasuk keterangan saksi saudara korban serta tetangga yang pertama kali menemukan jenasah," terangnya 

Untuk sementara, dari hasil pemeriksaan tubuh korban diketahui mengalami sejumlah luka akibat benturan, tepatnya berada di bagian kepala, selain itu diperkirakan korban sudah meninggal dunia sekitar pukul 21.00 WIB pada Sabtu (30/11) malam. 

"Memang mengalami luka di bagian kepala, apakah terbentur atau dipukul menggunakan benda tumpul itu masih dalam penyelidikan," tegasnya. 

Sedangkan untuk terduga pelaku yakni Ridho Prasetyo saat ini sudah dibawa ke RSUD dr Harjono Ponorogo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pasalnya, terduga pelaku yang juga merupakan anak korban mengalami gangguan jiwa dan dalam pantauan Puskesmas setempat. 

Sementara itu, Daryono, Lurah Paju menambahkan jika seusai diamankan warga dan polisi terduga pelaku nampak tenang. Selain itu, terduga pelaku juga tidak terlihat sedih atas kematian orang tuanya. 

"Ketika di bawa ke RSUD untuk diperiksa ya biasa, ya tenang dan diam gitu," pungkasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diberitakan sebelumnya, warga Dukuh Prayungan, Kelurahan Paju, Ponorogo, digemparkan dengan ditemukan jenasah Bonamin yang merupakan salah satu merbot masjid, di dalam rumahnya, dengan kondisi kaku dan bagian kepalanya memar serta berdarah, sementara malam hari sebelumnya korban terdengar cekcok dengan anaknya yang mengalami gangguan mental. (asn/gol) 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT