GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tragedi Tenggelamnya KMP Yunicee di Selat Bali, Syahbandar Bebas tapi Nakhoda Divonis Dua Tahun

Majelis Hakim memutuskan Nakhoda KMP Yunicee, Indra Saputra bersalah. Dia divonis 2 tahun penjara
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 8 Februari 2022 - 22:11 WIB
Dua terdakwa tenggelamnya KMP Yunicee sujud syukur di LP Banyuwangi usai divonis bebas
Sumber :
  • Happy Oktavia

Banyuwangi, Jawa Timur – Proses hukum tragedi tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunicee di perairan Gilimanuk, Bali, Juni 2021 lalu, berakhir di Pengadilan Negeri Banyuwangi. 

Majelis Hakim memutuskan Nakhoda KMP Yunicee, Indra Saputra bersalah. Dia divonis 2 tahun penjara. Sedangkan, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) atau Syahbandar Ketapang Rocky Surentu divonis bebas. Vonis bebas juga diterima pengelola kapal, Nur Cahyo Widodo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Vonis yang diterima Nakhoda kapal ini jauh di bawah tuntutan JPU yang menuntut 7 tahun penjara. JPU mendakwanya dengan pasal 302 ayat 3 UU No.17 tahum 2008 tentang Pelayaran. 

Majelis Hakim yang diketuai Nova Bunda Flory menyatakan terdakwa terbukti bersalah menyebabkan kecelakaan kapal ketika berlayar dari Pelabuhan Ketapang. Sebanyak 10 penumpang meninggal, 17 orang dinyatakan hilang hingga saat ini.

Sementara dalam sidang online ini, Majelis Hakim membebaskan Syahbandar Ketapang Rocky Surentu. Majelis Hakim menilai dakwaan yang diajukan JPU pasal 302 ayat 3 UU No.17 tahum 2008 junto pasal 56 KUHP tidak tepat. Sebab, Undang-undang Pelayaran masuk kategori Undang-undang khusus atau lex specialis. 

"Sejak awal, kami sudah yakin klien kami akan bebas. Sebab, penerapan hukumnya tidak tepat. Klien kami hanya bertugas mengeluarkan Surat Persetujuan Berlayar,” jelas Kuasa hukum terdakwa, Firdaus Yulianto, Selasa (8/2/2022).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal yang meringankan lainnya, nakhoda kapal tidak memberikan laporan ketika terjadi kecelakaan laut. Lalu, ketika berlayar, tidak semua kendaraan diikat atau lacing. Terkait vonis ini, JPU Robi Kusumo langsung menyatakan kasasi.

Usai dinyatakan bebas, terdakwa langsung dibebaskan dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Banyuwangi. Saat keluar LP, keduanya melakukan sujud syukur. Kedua terdakwa ditahan di LP Banyuwangi sejak lima bulan lalu. Proses hukum keduanya bergulir setelah KMP Yunicee tenggelam pada tanggal 29 Juni 2021 lalu ketika akan bersandar di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. (HAPPY OKTAVIA/act)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT