GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisruh Debat Pilkada Bojonegoro Habiskan Rp233 Juta, DPRD Diminta Audit Keuangan KPUD dan Bawaslu

Polemik dalam Debat Terbuka Pilkada Serentak 2024 untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro di Kabupaten Bojonegoro, masih belum menemukan titik temu antara kedua pasangan calon
Sabtu, 9 November 2024 - 06:39 WIB
DPRD Diminta Audit Keuangan KPUD dan Bawaslu
Sumber :
  • tvOne - dewi rina

Bojonegoro, tvOnenews.com – Polemik dalam Debat Terbuka Pilkada Serentak 2024 untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro di Kabupaten Bojonegoro, masih belum menemukan titik temu antara kedua pasangan calon.

Biaya debat perdana yang disiarkan langsung oleh stasiun TV swasta pada 19 Oktober lalu mencapai Rp233 juta. Debat ini sempat dihentikan akibat kekacauan yang dipicu oleh salah satu pasangan calon, sehingga menjadi sorotan dari berbagai pihak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jumlah anggaran ini terungkap dalam rapat Komisi A DPRD bersama KPU dan Bawaslu Bojonegoro pada Rabu (6/11) lalu. Angka ini disayangkan karena dana hibah dari APBD Kabupaten Bojonegoro seharusnya dapat dimanfaatkan lebih optimal untuk masyarakat.

Agus Susanto Rismanto, mantan Ketua Komisi A DPRD Bojonegoro periode 2004-2014, menilai bahwa KPU Bojonegoro belum menjalankan tahapan pilkada sesuai peraturan yang berlaku.

“Saya melihat pelaksanaan tahapan pilkada di Bojonegoro tidak memenuhi standar peraturan yang diatur dalam Undang-Undang Pilkada. Karena itu, DPRD Bojonegoro harus lebih fokus dalam memantau dan mengevaluasi tahapan yang dijalankan oleh KPU,” ujar Gus Ris, sapaan akrabnya, yang juga mantan Ketua Badan Kehormatan DPRD Bojonegoro.

Menurut Gus Ris, KPUD Bojonegoro saat ini tidak konsisten menerapkan standar baku dalam pengambilan keputusan, yang mengakibatkan tidak adanya kepastian hukum. Kondisi ini, katanya, justru juga didukung oleh Bawaslu. Ketidakpastian hukum tersebut berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum dan gesekan sosial antara pendukung masing-masing pasangan calon.

“Dampak sosial dari tindakan penyelenggara pilkada sangat berbahaya karena memiliki biaya sosial yang tinggi. Oleh karena itu, saya meminta Komisi A DPRD Bojonegoro untuk menggunakan kewenangannya dalam meminta pertanggungjawaban secara transparan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika perlu, lakukan audit investigasi terhadap penggunaan anggaran yang sudah dikeluarkan oleh KPUD dan Bawaslu. Dengan begitu, dana publik dapat digunakan secara efektif, bukan mubazir seperti pada debat pertama tanggal 19 Oktober lalu.

Gus Ris juga berharap agar debat selanjutnya tidak menjadi ajang eksperimen, tanpa mempertimbangkan semua aspek yang mungkin terjadi. Jika kegagalan kembali terjadi, dampaknya akan lebih merugikan masyarakat dan keuangan daerah.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT