News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rusak 120 Rumpon, Ratusan Warga Pulau Gili Raja Tuntut Perusahaan Migas

Ratusan warga pulau Gili Raja, menggelar aksi unjuk rasa di kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, mereka menuntut ganti rugi yang belum direalisasikan oleh PT Husky-CNOOC Madura Limited
Senin, 7 Februari 2022 - 15:47 WIB
umenep, mereka menuntut ganti rugi yaRatusan warga pulau Gili Raja, menggelar aksi unjuk rasa menuntut PT Husky-CNOOC Madura Limited
Sumber :
  • Tim tvOne/Veros Afif

Sumenep, Jawa Timur - Ratusan warga pulau Gili Raja, menggelar aksi unjuk rasa di kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep, mereka menuntut ganti rugi yang belum direalisasikan oleh PT Husky-CNOOC Madura Limited, terhitung sejak 2016 hingga saat ini.

Dalam aksinya massa menuntut ganti rugi atas aktifitas kegiatan hulu migas yang dilakukan oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) PT Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), yang merupakan produsen gas terbesar di Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegiatan eksplorasi hingga eksploitasi di wilayah kepulauan di Sumenep, tepatnya di kepulauan Ra'as, berdampak pada faktor lingkungan, terutama bagi area laut di beberapa pulau yang dilalui oleh pipa. Sejumlah kerusakan yang ditimbulkan diantaranya rusaknya rumpon milik warga.

" Enam tahun lamanya tidak ada kejelasan dari pihak terkait, dimana tercatat ada sekitar 120 rumpon warga yang rusak akibat aktifitas tersebut," ungkap Sahrul Gunawan, korlap aksi.

Sahrul juga menerangkan bahwa total sebanyak 120 rumpon warga yang rusak merupakan 50 rumpon kepemilikan warga nelayan Lobuk dan 70 milik warga pulau Gili Raja, yang rusak dan hilang ketika produsen gas tersebut melakukan uji seismik.

"Sejak ada HCML banyak rumpon warga yang hilang dan juga area tangkap ikan semakin sempit, tolong jangan abaikan keluhan rakyat kecil seperti kami ini." Ungkap Sahrul.

Sahrul berharap, Pemerintah Kabupaten Sumenep, harus berpihak kepada warganya, bahkan bila perlu hentikan aktivitas perusahaan tersebut dari wilayah Kabupaten Sumenep.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal tersebut, Hamim Tohari, Manager Regional Office &Relations PT HCML, menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan penyelesaian kewajiban kepada masyarakat sekitar.

"Kami telah melakukan uji teknis pengecekan kondisi bawah laut selama 7 hari, karena memang tidak boleh ada rumpon diarea ekplorasi dan eksploitasi, dan hasilnya tidak ditemukan adanya rumpon." Jelas Hamim. (Veros Afif/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT