News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tingkatkan Produksi Pangan, Kasad Resmikan Pipanisasi di Pulau Bawean Gresik

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan program pipanisasi TNI Manunggal Air di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. 
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 2 November 2024 - 14:57 WIB
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
Sumber :
  • tvOne - syamsul huda

Gresik, tvOnenews.com - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meresmikan program pipanisasi TNI Manunggal Air di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Program ini merupakan upaya TNI untuk membantu masyarakat mengatasi krisis air untuk pertanian, dimana selama ini di kawasan tersebut, hanya mengandalkan sistem tanam tadah hujan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program pipanisasi ini memanfaatkan melimpahnya air dari Danau Kastoba, yang diharapkan mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian di wilayah kepulauan yang berjarak sejauh 80 mil dari pelabuhan Gresik. 

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan bahwa program pipanisasi TNI Manunggal Air di Pulau Bawean ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani. 

"Dengan memanfaatkan air dari Danau Kastoba, program ini diharapkan dapat mengatasi masalah keterbatasan air yang selama ini menghambat produktivitas pertanian di Bawean," ujarnya. 

Kasad menambahkan kegiatan ini merupakan rangakaian program TNI Manunggal Air hingga saat ini telah berhasil mencapai lebih dari tiga ribu titik, termasuk 150 titik irigasi pertanian yang mampu mengairi sekitar 44 ribu hektar lahan di seluruh Indonesia. 

Menurutnya, saat ini program pipanisasi di pulau Bawean, baru mengalirkan air ke tiga desa yakni desa Kelompanggubuk, Pekalongan dan desa Tambak dengan total lahan seluas 340 hektar.

“Kami berharap program ini tidak hanya membantu para petani meningkatkan hasil panen, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Bawean,” tambahnya. 

Lebih jauh, Kasad mengungkapkan Program TNI Manunggal Air di Pulau Bawean ini merupakan bukti nyata kerja sama antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung ketahanan pangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hal ini, sekaligus wujud sinergi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik, khususnya di wilayah-wilayah yang terdampak keterbatasan air untuk pertanian," pungkasnya. (sha/gol) 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT