News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisioner Bawaslu Disidang Etik DKPP soal Dugaan Pelecehan Seksual, Agil Akbar Laporkan Balik Pengadu

Komisioner Bawaslu Kota Surabaya M Agil Akbar membantah tuduhan kasus tindak pelecehan seksual yang dialamatkan padanya.
Jumat, 11 Oktober 2024 - 12:39 WIB
kasus dugaan pelecehan seksual
Sumber :
  • tim tvone - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Komisioner Bawaslu Kota Surabaya M Agil Akbar membantah tuduhan kasus tindak pelecehan seksual yang dialamatkan padanya. Dalam sidang yang digelar oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di KPU Jatim, Agil menyebut tuduhan yang ditujukan padanya tidak berdasar. 

Tak terima dengan tuduhan tersebut, Agil pun melaporkan balik pengadu ke Mapolrestabes Surabaya, terkait pencemaran nama baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai menjalani sidang etik yang digelar selama hampir 5 jam itu, Komisioner Bawaslu Surabaya M Agil Akbar memastikan bahwa tuduhan tindak pelecehan seksual yang dialamatkan padanya tidak berdasar.
 
Menurut Agil, pengadu atas nama inisial PS hanya ingin memojokkan dirinya, dengan framing sebagai pelaku tindak pelecehan dan kekerasan seksual. Padahal, dalam bukti chat dan gambar yang dimiliki Agil, pengadu jelas masih meminta layanan fasilitas usai kejadian yang diadukan.
 
“Pengadu mendalilkan, apa, kekerasan seksual dan seterusnya. Ya, masa setelah itu masih kontak saya dan minta jatah kamar (hotel), kan enggak masuk akal,” ungkap Agil.
 
Agil menambahkan, pengadu justru membeberkan dugaan asusila terjadi bulan Oktober hingga November. Atas pelaporannya ke DKPP, Agil melaporkan balik pengadu ke Polrestabes Surabaya soal dugaan pencemaran nama baik dan ancaman.
 
“Jadi, pengadu mendalilkan November, Oktober mengalami apa-apa. Lah, masa Desember dia pinjam kamar. Valid ini. Saya sudah laporan ke Polres terkait masalah ini. (Bukti) chatnya dia, telepon dia ke saya. Saya enggak telepon, dia telepon saya, saya enggak menghubungi dia. Tapi, kok framingnya begitu? Dia ganggu saya sendiri,”  paparnya.
 
Sementara itu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) memeriksa Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)  Kota Surabaya, terkait kasus dugaan asusila dan pemerasan.  
 
Heddy Lugito Ketua DKPP membenarkan hari ini memeriksa sembilan saksi termasuk teradu. 

“Pemeriksaan saja, saya enggak usah menyinggung pokok perkara ya, ada pengaduan dari masyarakat mengadukan Komisioner Bawaslu Surabaya. Pokok aduannya kasus asusila, dan dugaan kekerasan,” ujarnya.
 
Pemeriksaan terkait dugaan Agil melakukan tindakan asusila dan pemerasan terhadap pengadu yang tidak disebutkan namanya.
 
“Sudah selesai sidangnya tinggal periksa. Banyak (saksi yang diperiksa) sembilan orang, istri teradu bersaksi, keluarga pengadu kakak teradu juga bersaksi, temannya, itu aja,” terangnya.
 
Tahapan selanjutnya, akan ada pleno hingga terakhir pembacaan putusan sekitar 40 hari kemudian. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT