GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sumber Umbul Sengkaring Berusia Ratusan Tahun di Malang Mengering, Ribuan Warga Desa Tulungrejo Krisis Air

Sumber air Umbul Sengkaring yang selama ini menjadi tumpuan kehidupan warga, mengalami kondisi kering atau berkurangnya air secara drastis, bahkan hari ini benar-benar kering total.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 30 September 2024 - 15:22 WIB
Sumber Umbul Sengkaring
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Viral di grup Facebook Donomulyo Story dengan fenomena alam yang tak terduga di Desa Tulungrejo, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Dimana sumber air Umbul Sengkaring yang selama ini menjadi tumpuan kehidupan warga, mengalami kondisi kering atau berkurangnya air secara drastis, bahkan hari ini benar-benar kering total.

Kejadian ini terbilang langka karena belum pernah terjadi dalam kurun waktu 100 tahun terakhir. Warga lokal dan tim relawan masih mencari penyebab utama dari fenomena ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Endri Cahyono salah satu relawan Malang Selatan mengatakan, tim Relawan Malang Selatan telah melakukan serangkaian tindakan untuk memahami situasi ini. Salah satu langkah yang diambil adalah menguras air di Umbul Sengkaring hingga habis untuk memeriksa kemungkinan adanya kebocoran. 

"Untuk kebocorannya air sehingga sampai habis seperti ini kita masih akan lihat nanti, karena titik (mata air) pusatnya berada di gua, yang  terletak sekitar 100 meter dari titik mata air yang biasa digunakan oleh masyarakat setempat," ujar Endri saat dikonfirmasi awak media, Senin (30/9).

Tim Relawan kata Endri, juga menemukan adanya retakan tanah di sekitar lokasi. Mereka mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, mengingat kondisi tanah yang bisa memengaruhi aliran air dan keamanan lingkungan.

Sebagai langkah awal, alat darurat untuk penarikan air telah dipasang guna memastikan pasokan air bersih tetap tersedia bagi warga sekitar

"Berdasarkan cerita orang-orang warga lokal sini, kami sempat mengintrogasi beberapa warga yang sampai saat ini umurnya sudah 100 tahun, dan mereka belum pernah mengalami mata air ini berkurang seperti sekarang," bebernya.

Penurunan debit air terjadi dengan cepat. Dalam waktu hanya satu jam, ketinggian air di Umbul Sengkaring berkurang antara 15 hingga 20 cm. Hingga  Minggu, 22 September dan saat ini, tim relawan  mencatat penurunan yang lebih drastis bahkan air di sumber Umbul Sengkaring sudah kering.

"Penurunan air sangat drastis, bahkan air di Sumber Umbul Sengkaring saat ini benar-benar kering alias tidak ada airnya," jelas Endry.

Perubahan ini diduga disebabkan oleh penyimpangan atau kebocoran aliran air di dalam gua, meskipun aliran air yang deras masih mengalir ke bawah. Namun, aliran tersebut sudah tidak mengarah ke titik yang sama seperti sebelumnya.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran bagi sekitar 15 ribu warga yang menggantungkan hidup mereka pada sumber air Umbul Sengkaring. 

Diketahui, air bersih dari sumber ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari warga di tiga desa. Warga berharap pemerintah setempat segera turun tangan untuk membantu menangani masalah ini. 

"Harapan masyarakat terhadap pemerintah setempat adalah agar mereka turut aktif, karena air bersih ini sangat penting sebagai sumber penghidupan bagi masyarakat di tiga desa," bebernya.

Sementara Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan, pasca mengeringnya air di Sumber Umbul Sengkaring di Kecamatan Donomulyo Kabupaten Malang, kini pihak BPBD Kabupaten Malang, mulai hari Sabtu (21/9) sudah mendistribusikan  5.000 hingga 15.000 liter air bersih di desa Tulungrejo yang mengalami krisis air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi mulai kemarin hari Sabtu hingga Minggu, kita distribusikan air bersih ke warga desa Tulungrejo Kecamatan Donomulyo yang terdampak mengeringnya Sumber Umbul Sengkaring," tukasnya. (eco/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Tiba Lebih Awal, Ratchaburi FC Matangkan Persiapan Melawan Persib dengan Adaptasi Cuaca

Ratchaburi FC sengaja datang H-3 pertandingan ke Bandung sebelum akhirnya melawan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Konten Puasa Adam Alis Kembali, Kali Ini 4 Pemain Termahal Persib Turun Tangan Bangunkan Sahur

Adam Alis mengajak empat pemain termahal Persib, Andrew Jung, Layvin Kurzawa, Thom Haye dan Federico Barba untuk membuat konten sahur yang diunggah di TikTok Adam Alis pada Senin (16/2/2026). 
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi Kecewa Anaknya Sering Ditinggal Wardatina Mawa Kerja: Serahin aja Sama Aku

Insanul Fahmi curhat kecewa karena anaknya sering ditinggal Wardatina Mawa bekerja hingga tengah malam. Ia berharap bisa membantu mengurus sang anak sementara.

Trending

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Habiburokhman Wanti-wanti Ada “Penumpang Gelap” Reformasi Polri: Bisa Saja Eks Pejabat

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mewanti-wanti perihal adanya “penumpang gelap” dalam isu percepatan reformasi Polri. Ia menilai ada pihak-pihak yang
10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

10 Ucapan Menarik Menyambut Ramadhan 2026, Siap Dikirimkan ke Teman-teman dan Keluarga

Sebelum memasuki bulan suci ramadhan 2026. Ada baiknya kita mengirim pesan manis untuk seluruh orang tersayang.
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan zodiak besok, 18 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak prediksi soal cinta, karier, dan keuangan lengkap hari ini.
Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Tak Perlu Dinaturalisasi Lagi, John Herdman Bisa Panggil Eks Juara Liga Belanda Ini ke Timnas Indonesia Buat FIFA Series dan Piala AFF

Pelatih John Herdman memiliki opsi menarik untuk memperkuat lini serang Timnas Indonesia. Ia bisa memanggil kembali eks juara Liga Belanda yang sudah WNI ini.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT