News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Juang Polri Pertama Diperingati, Kapolri Pimpin Upacara di Monumen Polri Surabaya

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memimpin langsung upacara peringatan Hari Juang Polri yang pertama kali digelar pada 21 Agustus 2024 di Monumen Perjuangan Polri, Surabaya.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 21 Agustus 2024 - 17:26 WIB
Kapolri Pimpin Upacara di Monumen Polri Surabaya
Sumber :
  • tvOne - syamsul huda

Surabaya, tvOnenews.com — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memimpin langsung upacara peringatan Hari Juang Polri yang pertama kali digelar pada 21 Agustus 2024 di Monumen Perjuangan Polri, Surabaya.

Upacara yang berlangsung pada Rabu (21/8) ini dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Mabes Polri, Forkopimda Jatim, Purnawirawan Polri, serta Pejabat Utama Polda Jatim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam upacara tersebut, Kepala Pusat Sejarah Polri, Brigjen Pol. Hari Nugroho, membacakan sejarah singkat M. Jasin, yang diikuti oleh pembacaan naskah Proklamasi Polisi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Setelah upacara, digelar drama kolosal yang menggambarkan perjuangan Polisi Istimewa dan penyobekan bendera Belanda, merah putih biru, di Hotel Yamato. Drama ini diperankan oleh komunitas pecinta sejarah di Surabaya.

Brigjen Pol. Hari Nugroho menjelaskan bahwa Hari Juang Polri telah melalui penelitian selama 14 tahun, yang dimulai oleh Komjen Pol. (Purn) Arif Bayunadi. Penelitian ini menghasilkan naskah akademik yang menjadi dasar penetapan Hari Juang Polri oleh Kapolri pada 22 Januari 2024.

“Terdapat beberapa hari bersejarah yang perlu diangkat oleh kepolisian, mengingat perjuangan kepolisian di masa lalu,” ujar Brigjen Pol. Hari Nugroho.

Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa Polri baru memiliki Hari Juang, berbeda dengan TNI yang telah lama memiliki hari-hari bersejarah masing-masing. Hari Juang Polri ini memiliki korelasi dengan peristiwa sejarah lainnya seperti 10 November dan 17 Agustus.

“Semua berawal dari kemerdekaan 17 Agustus. Pada 20 Agustus, M. Jasin mengadakan rapat untuk menentukan arah kepolisian, dan diputuskan pada 21 Agustus, Polisi menyatakan diri sebagai Polisi Republik Indonesia,” jelasnya.

Tanggal 21 Agustus ini juga menandai perjuangan Polri yang meliputi pelucutan senjata, distribusi senjata ke berbagai wilayah, hingga perlawanan terhadap penjajah, yang berujung pada peristiwa 10 November.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Brigjen Pol. Hari Nugroho juga menambahkan bahwa nilai-nilai perjuangan M. Jasin dapat menjadi teladan bagi generasi penerus Polri.

“Beliau adalah sosok humanis, pemberani, dan sangat taat beragama. Bahkan saat perang, beliau tetap mengamankan orang-orang Belanda,” pungkasnya. (sha/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT