GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kiai dan Ulama Gelar Musyawarah di Kediaman Syaikhona Kholil Bangkalan, Soroti Persoalan Intern NU

Sejumlah kiai dan ulama pengasuh pondok pesantren dari berbagai daerah di Indonesia menggelar pertemuan dan musyawarah di kediaman Syaikhona Kholil di Kelurahan Demangan, Kabupaten Bangkalan, Madura.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 19 Agustus 2024 - 09:47 WIB
Kiai dan Ulama Gelar Musyawarah di Kediaman Syaikhona Kholil Bangkalan
Sumber :
  • tvOne - dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com – Sejumlah kiai dan ulama pengasuh pondok pesantren dari berbagai daerah di Indonesia menggelar pertemuan dan musyawarah di kediaman Syaikhona Kholil di Kelurahan Demangan, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Pertemuan ini, yang dinamakan Musyawarah Besar (MUBES), dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti KH. Marzuki Mustamar, KH. Abdussalam Shohib, KH. Imam Jazuli, KH. Baihaqi, dan KH. Abdul Muhaimin, serta beberapa kiai lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam MUBES tersebut, para ulama menyampaikan kegelisahan mereka mengenai kepemimpinan Nahdlatul Ulama (NU) di bawah KH. Yahya Cholil Staquf. Mereka menilai kepemimpinan saat ini telah menyimpang dari aturan organisasi. Salah satu isu utama yang dibahas adalah muktamar NU di Lampung pada 2021, yang dianggap telah terbukti melibatkan politisasi institusi NU dan menjadikannya sebagai alat politik untuk merebut kekuasaan.

"Pertemuan ini dilatarbelakangi oleh kegelisahan dan keresahan yang kami rasakan bersama sejak muktamar NU di Lampung 2021 lalu. Jika tidak ada solusi, kami khawatir organisasi ini akan mengalami kerusakan lebih lanjut. Oleh karena itu, kami mengadakan Musyawarah Besar (MUBES) untuk mencari jalan keluar," ujar KH. Abdussalam Shohib, koordinator presidium penyelamat NU, dalam keterangan pers, Minggu (18/8).

KH. Abdussalam menjelaskan bahwa pemilihan kediaman Syaikhona Kholil sebagai tempat musyawarah merupakan langkah yang sengaja diambil.

"Kami sengaja mengadakan musyawarah di Bangkalan karena Syaikhona Kholil adalah guru bagi semua pendiri Nahdlatul Ulama. Di kediaman beliau, kami berharap dapat memperoleh inspirasi dan berkomunikasi dengan niat tulus untuk memperbaiki NU," tuturnya.

Selain itu, MUBES juga menyoroti kebijakan PBNU yang dianggap melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD ART) organisasi, termasuk konflik yang terjadi dengan partai politik PKB. Para ulama menilai bahwa pelanggaran ini merupakan alasan kuat untuk mengadakan Muktamar Luar Biasa NU.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Langkah-langkah yang diambil PBNU dalam Muktamar di Lampung telah melanggar AD ART dan Khittah NU. Pelanggaran berat ini tidak bisa ditoleransi dan menjadi salah satu syarat untuk menggelar Muktamar Luar Biasa," tegas KH. Abdussalam.

Presidium yang dibentuk dalam pertemuan ini akan melanjutkan konsolidasi dan sosialisasi kepada para kiai dan ulama lainnya serta bergerak ke Badan Otonom (BANOM) di bawah naungan NU untuk mempersiapkan Muktamar Luar Biasa, sebagai upaya untuk memperbaiki dan menyelamatkan organisasi. (fds/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT