News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peringati HUT RI ke 79, Dua Pesepeda akan Gowes dari Surabaya ke IKN

Sugeng Santoso (64) dan Wirawan Dwi (42), punya cara berbeda dalam memperingati hari kemerdekaan RI. Keduanya memulai bersepeda sejauh 1.945 KM menuju ke IKN
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 4 Agustus 2024 - 13:06 WIB
Sugeng Santoso (64) dan Wirawan Dwi (42)
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

Surabaya, tvOnenews.com – Sugeng Santoso (64) dan Wirawan Dwi (42), punya cara berbeda dalam memperingati hari kemerdekaan RI. Keduanya memulai bersepeda sejauh 1.945 KM menuju ke IKN Nusantara, Kamis (1/8).

Dua pesepeda asal Sidoarjo itu memilih memulai perjalanan dari Tugu Pahlawan dan Titik Nol Surabaya, Kamis (1/8). Surabaya sebagai kota pahlawan dianggap tepat, untuk mewakili semangat perjalanan menempuh 1.945 kilometer itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

”Mudah-mudahan semangat para pahlawan ini menguatkan kami saat menempuh jalan ribuan kilometer itu,” ujar Wirawan.

Wirawan menjelaskan, perjalanan ke IKN Nusantara dengan bersepeda ini diberi tema 1.945 KM, bersepeda untuk Indonesia. Angka 1945 diambil dari tahun kemerdekaan Indonesia. Selain itu, tema dipilih untuk mewakili rasa syukurnya pada Indonesia, tempat dengan beragam keragaman namun dengan toleransi yang begitu tinggi.

“Indonesia ini punya 1.340 suku, 715 bahasa daerah, dan ada 6 agama, tapi kita punya toleransi yang sangat tinggi. Kita masih sangat nyaman berkomunikasi dan bekerja sama dengan teman yang berbeda suku, ras, maupun agama. Hanya ada di Indonesia. Coba kalo di luar negeri, beda suku atau agama, gesekannya bisa luar biasa,” kata Wirawan, pria 42 tahun itu.

Menurut Wirawan, perjalanan bersepeda dilakukan, dalam rangka bersyukur telah terlahir dan dibesarkan di Indonesia.

“Dengan beragam dinamika di negeri ini, kami bersyukur sudah terlahir dan besar di Indonesia, alhamdulillah. Perjalanan kami ini juga akan mengekplorasi tempat wisata dan kuliner Indonesia, kami akan posting di medsos kami,” kata Wirawan, yang aktif di komunitas sepeda GXid Gerbangkertosusila itu.

Sementara itu, Sugeng Santoso menyampaikan, alasan mengapa Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menjadi tujuan dari bersepeda.

”IKN Nusantara ini masa depan Indonesia setelah DPR menyetujui RUU yang kini sudah menjadi undang-undang. Karena itu, kami juga ingin bersepeda dan melakukan upacara di sana,” kata Sugeng pria yang sering dipanggil Opa Sugai itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sugeng menyampaikan, perjalanan 1.945 KM dimulai dari Kota Pahlawan Surabaya lalu terbang ke Pontianak.

“Kami akan melewati empat provinsi, Kalbar, Kalteng, Kalsel, lalu finish di Bontang, Kaltim. Target kami 17 Agustus, bisa sampai IKN dan upacara di sana,” papar Sugeng, pria 64 tahun yang pernah bersepeda ke Mekkah itu.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT