News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seribuan Anak Yatim Berbahagia Bersama dalam Festival Muharram Ceria

Senyum sumringah dan canda tawa terpancar di wajah 1.446 anak yatim yang berkumpul di wahana Banyuwangi Park, Kamis (1/8), dalam acara Festival Muharram Ceria
Jumat, 2 Agustus 2024 - 10:56 WIB
Festival Muharram Ceria di Banyuwangi
Sumber :
  • tim tvOne

Banyuwangi, tvOnenews.com – Senyum sumringah dan canda tawa terpancar di wajah anak-anak yatim yang berkumpul di wahana Banyuwangi Park, Kamis (1/8/2024). Ada 1.446 anak yang bermain bersama dalam Festival Muharram Ceria yang dihelat oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi itu.

"Ini salah satu cara membahagiakan anak-anak yatim. Semoga ini bisa berdampak positif. Anak-anak bisa tambah semangat dan semakin termotivasi lagi ke depannya,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat membuka acara tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebanyak 1.446 anak yatim tersebut berasal dari berbagai wilayah di Banyuwangi. Mereka dihadirkan untuk bersenang-senang menjajal wahana-wahana seru di destinasi Banyuwangi Park. Banyuwangi Park sendiri merupakan theme park di Banyuwangi yang menawarkan konsep rekreasi dan edukasi.


Anak-anak yatim dalam Festival Muharram Ceria

Anak-anak ada yang mengeksplorasi miniatur wisata dan kebudayaan, wahana edukasi terkait terumbu karang hingga Geopark Ijen. Ada juga area Science Centre yang cocok untuk menambah wawasan.

“Di sini mereka tidak hanya bersenang-senang tapi juga belajar tentang science serta kekayaan budaya Banyuwangi. Kita juga rangsang bakat dan minat mereka melalui berbagai kelas pengembangan diri. Supaya mereka memiliki pengetahuan dan pengalaman untuk menentukan cita-cita mereka kelak,” imbuh Ipuk.

Sepanjang acara, anak-anak terlihat sangat ceria dan menikmati seluruh rangkaiannya. Aisya Ayunda Ristia, salah satu peserta, mengaku sangat gembira bisa bermain sepuasnya di Banyuwangi Park.

“Baru pertama ke sini. Senang sekali bisa main-main sepuasnya. Apalagi di sini juga disediakan banyak makanan,” ujarnya semringah.

Fathan Almaesa Zafar, peserta yang lain, juga mengatakan hal yang serupa.

“Senang bisa rekreasi. Soalnya sudah lama tidak ada yang ngajak rekreasi,” kata Fathan sambil malu-malu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fathan mengaku sejak ayahnya meninggal dunia tiga tahun lalu, dia hampir tidak pernah rekreasi karena kini dia tinggal bersama neneknya yang sudah tua. Sementara ibunya kini bekerja di luar kota.  

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Banyuwangi Yusdi Irawan menjelaskan, kegiatan ini rutin digelar setiap tahun. Jumlahnya pun disesuaikan dengan tahun muharamnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT