GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gelisah, Ribuan Honor Pantarlih di Bangkalan Belum Terbayar, Ini Kata Komisioner KPUD

Sebanyak 2.800 petugas Pantarlih seKabupaten Bangkalan, Madura gelisah lantaran honor selama proses pencocokan dan penelitian atau coklit belum dibayarkan.
Rabu, 31 Juli 2024 - 21:40 WIB
Petugas Pantarlih Bangkalan
Sumber :
  • dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com - Sebanyak 2.800 petugas Pantarlih seKabupaten Bangkalan, Madura, gelisah lantaran honor selama proses pencocokan dan penelitian atau coklit belum terbayar oleh penyelenggara pemilu atau KPUD setempat, meski pekerjaan selama satu bulan untuk pemutahiran data ke rumah-rumah warga dalam kebutuhan Pilkada serentak tahun 2024 sudah selesai.

Molornya honor Pantarlih tersebut tersebar usai sejumlah Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat selaku atasan Pantarlih bersuara kepada awak media.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satunya Mahalli Wasit PPS di Desa Keleyan, Kecamatan Socah, Bangkalan, mengaku bahwa  proses pencocokan dan penelitian melibatkan sekitar 2.800 petugas pantarlih sudah selesai dilaksanakan.

"Iya memang petugas Pantarlih ini sebelum menerima honor, meski dalam satu minggu pekerjaannya sudah selesai," tuturnya.

"Kerja Pantarlih terakhir pada tanggal 24 Juli kemarin. Sampai hari ini belum ada titik terang terkait honor, kami juga tidak tahu sampai kapan honor akan dibayar, karena belum ada kabar dari pihak Panitia Pemungutan Suara Kecamatan (PPK) maupun KPUD Bangkalan," tambahnya.

Ia mengatakan petugas Pantarlih sudah selesai pekerjaan untuk coklit pemutahiran data. Setelah tugas pantarlih selesai ia kemudian dibubarkan.

"Kami sempat berupaya ke pihak PPK maupun ke KPUD selaku penyelengara Pilkada, tapi belum juga ada kejelasan. Pantarlih ini sudah dibubarkan pada tanggal 24 Juli kemarin, tapi honornya belum terbayar," terangnya.

Sementara Bahiruddin, Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPUD Bangkalan, mengakui sebagian honor petugas Pantarlih belum terbayar dengan alasan karena masih terkendala administrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang ada kendala di beberapa kecamatan terkait administrasi Pantarlih di bagian pembuatan rekening. Honor itu akan dikirim ke rekening masing-masing Pantarlih," ujarnya.

"Jadi ke ndala administrasi buku rekening itu terjadi saat di pertengahan jalan, ada sebuah yang mengajukan perubahan nama di buku rekening sehingga harus ada perubahan SK untuk mengajukan buku rekening baru ke pihak bank. Salah satunya memang penyebabnya itu (kendala administrasi) hingga menghambat pemberian honor ke Pantarlih. Uangnya sudah ada tinggal transfer saja ke buku rekening masing-masing Pantarlih," pungkasnya. (fds/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dipastikan mendapat kabar kurang sedap. Salah satu penyerangnya Mauro Zijlstra, mengalami cedera saat memperkuat Persija -
Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27-30 Maret 2026. Sekitar tujuh pemain berlabel Timnas terancam
Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT