News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lima Hari Perjalanan, Kakek Sunari Asal Nganjuk Mengayuh Sepeda ke Lampung : Suka dan Duka yang Menginspirasi

Seorang kakek bernama Sunari (66) asal Nganjuk, membuat heboh dengan perjalanan epiknya mengayuh sepeda sejauh lebih dari 900 kilometer menuju Lampung
Senin, 29 Juli 2024 - 10:48 WIB
Kakek Sunari Mengayuh Sepeda ke Lampung
Sumber :
  • tim tvone - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Seorang kakek bernama Sunari (66) asal Nganjuk, membuat heboh dengan perjalanan epiknya mengayuh sepeda sejauh lebih dari 900 kilometer menuju Lampung. Perjalanan ini tidak hanya menguji fisik dan mentalnya, tetapi juga menginspirasi banyak orang dengan kisah suka dan dukanya.

Sunari memulai perjalanan dengan tujuan mengunjungi anak cucunya di Lampung yang belum pernah ia temui selama enam tahun. Berbekal semangat dan tekad kuat, ia mengayuh sepeda tua miliknya dari pagi hingga sore hari, beristirahat hanya ketika malam tiba.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sepanjang perjalanan, Sunari  bertemu dengan banyak orang baik yang memberinya makanan, minuman, dan tempat beristirahat.

“Saya terharu dengan kebaikan orang-orang yang saya temui ketika saya istirahat. Mereka memberikan semangat dan bantuan tanpa pamrih,” ujar Sunari .

Dukungan moral dan material dari masyarakat menjadi sumber energi bagi Kakek Sunari untuk melanjutkan perjalanan yang melelahkan.

Tantangan dan Rintangan di Sepanjang Jalan

Namun, perjalanan ini tidak lepas dari berbagai tantangan. Sunari  harus menghadapi cuaca yang panas dan jalan berliku, bahkan jalan menanjak yang kurang bersahabat, mulai dari terik matahari yang menyengat. Selain itu, kondisi jalan yang tidak selalu mulus menambah kesulitan perjalanan.

"Alhamdulillah" lancar  setelah lima hari dalam perjalanan, ada sempat sedikit kendala ketika melintas di Gemolong arah Salatiga, karena jalannya agak naik atau tanjakan sehingga sempat tidak kuat mengayuh naik tanyakan," ucap Sunari.

“Tidak mudah, tapi saya sudah bertekad untuk sampai ke Lampung. Setiap kali menghadapi kesulitan, saya selalu ingat tujuan saya dan itu yang membuat saya terus maju,” kata Sunari ketika di konfirmasi tvOnenews.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (28/07).

Dalam perjalanan yang penuh tantangan ini, Kakek Sunari telah menempuh perjalanan selama lima hari hingga tiba di Purwokerto, Jawa Tengah. Ia memilih untuk lebih banyak beristirahat di masjid atau musala yang ditemuinya sepanjang perjalanan.

“Masjid atau musala adalah tempat yang nyaman dan aman untuk beristirahat. Saya juga bisa menjalankan ibadah, bahkan pihak pengurus masjid atau musala menjamu saya, ketika saya akan melanjutkan perjalanan," ujar Kakek Sunari.

Setiap hari, Kakek Sunari menempuh puluhan kilometer dengan sepeda tua kesayangannya. Meskipun usianya sudah lanjut, semangat dan tekadnya tidak surut.

Setelah tiba di Purwokerto, kakek Sunari melanjutkan perjalanan kembali menuju Jakarta. Namun, sesampainya di Jakarta, Ia akan singgah di rumah saudaranya untuk istirahat.

"Nanti, setelah tiba di Jakarta. Saya akan singgah di rumah saudara, kemungkinan bermalam satu hari hingga dua hari, setelah itu, saya melanjutkan perjalanan lagi," jelas Sunari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikonfirmasi berapa hari lagi sampai Lampung dan dimana alamat tujuannya, Sunari menyebut, sampai Lampung kira-kira satu minggu lagi, adapun alamat anak dan cucu yaitu di Desa Tegal Arum, Kecamatan Padang Cerme, Kabupaten Pesawaran Lampung Selatan.

"Mohon doa nya, dalam perjalanan saya, semoga sampai di tempat tujuan lancar dan tidak ada kendala, dan saya maturnuwun tvOnenews.com telah mengawal perjalanannya saya dari Nganjuk," pungkas Sunari. (kso/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT