News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kebakaran Hebat di Rejoso Nganjuk, Rumah dan Kandang Ternak Warga Ludes Terbakar

Kebakaran hebat melanda rumah dan kandang ternak milik warga Desa Sembikerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk.
Rabu, 24 Juli 2024 - 10:43 WIB
Kebakaran Hebat di Rejoso Nganjuk
Sumber :
  • tvOne - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Kebakaran hebat melanda rumah dan kandang ternak milik warga Desa Sembikerep, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 04:15 WIB pagi hari, api diduga berasal dari dapur rumah milik korban.

Api dengan cepat merambat ke seluruh bangunan rumah dan kandang ternak yang berada di dekatnya. Meski warga sekitar segera berupaya memadamkan api dengan alat seadanya, namun kobaran api terlalu besar untuk dikendalikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Nganjuk dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan. Proses pemadaman berlangsung selama kurang lebih dua jam sebelum api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Pemilik rumah, Komarudin (53), hanya bisa pasrah melihat harta bendanya ludes terbakar.

"Saya dan keluarga hanya bisa menyelamatkan diri dan semua barang-barang kami tidak bisa diselamatkan," ujarnya.

Kepala Dinas Damkarmat Nganjuk Rujito membenarkan, jika rumah dan kandang ternak milik Komarudin (53) asal Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso, Nganjuk terbakar, pada Rabu (23/7) pagi hari sekitar pukul 04:15 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Upaya pihak pemadam, setelah menerima laporan peristiwa tersebut menerjunkan dua unit mobil Damkar mako dan pos Lengkong berserta personelnya, dibantu anggota Polsek dan Koramil Rejoso serta masyarakat setempat berjibaku melakukan pemadaman," ungkap Rujito.

Setelah dua jam petugas tiba di lokasi api berhasil padam penuh, dan kebakaran tersebut tidak sampai ada korban jiwa. Namun pihak korban mengalami kerugian hingga puluhan juta.

"Dugaan sementara api pertama kali muncul di ketahui pemilik rumah dari dapur belakang, Namun, untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran rumah dan kandang ternak tersebut, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," pungkas Rujito. (kso/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT