News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Dipinjami Uang Jadi Motif Pelaku Tega Membunuh Wanita di Pakis Malang

Satuan Reskrim Polres Malang dan Polsek Pakis, berhasil meringkus seorang pembunuh sadis kasus di Saptorenggo Pakis yang terjadi pada Selasa (16/7) lalu.
Selasa, 23 Juli 2024 - 14:36 WIB
Polres Malang dan Polsek Pakis
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Satuan Reskrim Polres Malang dan Polsek Pakis, berhasil meringkus seorang pembunuh sadis kasus di Saptorenggo Pakis yang terjadi pada Selasa (16/7) lalu. Sakit hati jadi motif pelaku karena tidak diberi pinjaman uang Rp1 juta. Tersangka membawa palu dari Surabaya saat bertamu ke rumah korban.

Pada Senin sore (22/7) Polres Malang, kemudian merilis dengan menunjukan tersangka dan barang bukti. Kronologis dijelaskan awal Wakapolres Malang, Kompol Imam Mustolih. Imam didampingi Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat, Kapolsek Pakis, AKP Sunarko.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tersangka bernama Evi Wijayanti (52) ber-KTP Krembangan Besar No 22A RT03/RW11 Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan Kota Surabaya. Sebagai pengamen, tersangka berdomisili di Tambakasri Gang Kemuning No 12 RT08/RW06 Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya.

“Suami mendapati ada luka parah di bagian belakang kepala korban. Kami segera selidiki, dengan metode Crime Scientific Investigation, termasuk dari CCTV, jalur arah korban. Tersangka adalah teman sendiri yang baru kenal 6 bulan,” urai Imam Mustolih.

Suami mendapati ada luka parah di bagian belakang kepala korban. Kami segera selidiki, dengan metode Crime Scientific Investigation, termasuk dari CCTV, jalur arah korban. Tersangka adalah teman sendiri yang baru kenal 6 bulan,” urai Imam Mustolih.

Dari rekaman CCTV, Selasa (16/7) siang terlihat tersangka naik ojek memasuki kampung Bugis Krajan RT03/RW01 Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Ia juga terlihat naik Vario curian dari rumah Sunik (48). Si suami baru tahu Sunik meninggal pada sekitar pukul 16.30 WIB.

Tersangka EW disergap petugas, Sabtu (20/7) sekitar pukul 16.00 WIB di seputaran Terminal Bratang Surabaya saat mengamen. Usai diamankan, petugas menggeledah rumah tersangka di Tambaksari Gang kemuning, Morokrembangan, Kota Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tersangka tidak dapat mengelak dan mengakui perbuatannya. Pasalnya, selain tim Reskrim menyita barang bukti alat aksi dan harta milik korban, petugas juga merekam detik-detik tersangka naik motor rampokan keluar dari gang rumah korban.

Di rumah tersangka, petugas menyita barang bukti diantaranya HP Samsung J2 Prime, HP Realme Narzo 30A, kemeja garis-garis merah, celana panjang krem, kerudung cokelat muda, sepatu abu-abu putih Ardiles dan tas ransel krem.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT