News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Pilkada Gresik, Ratusan Warga Serbu Kebun Petik Buah dan Sayuran Gratis Relawan Gus Yani

Para relawan Fandi Ahmad Yani (Gus Yani) terus bergerilya untuk memenangkan hati masyarakat Gresik.
Senin, 15 Juli 2024 - 11:46 WIB
Jelang Pilkada Gresik, Ratusan Warga Serbu Kebun Petik Buah dan Sayuran Gratis
Sumber :
  • Tim tvone - habib

Gresik, tvOnenews.com - Para relawan Fandi Ahmad Yani (Gus Yani) terus bergerilya untuk memenangkan hati masyarakat Gresik. Mereka menggelar aksi sosial dengan mengajak warga beramai-ramai memetik buah semangka dan beragam sayuran segar, langsung dari kebun secara gratis di Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. 

Gelaran bakti sosial relawan Gusse tersebut dilaksanakan sejak Minggu pagi di kebun yang dikelola oleh para santri dan Gerakan Pemuda Anshor wilayah Kecamatan Cerme, Gresik, dengan memanfaatkan lahan tidur seluas 8 ribu meter persegi dan menanaminya dengan buah semangka dan aneka sayuran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isa Anshori, Ketua Relawan Gus Yani menyatakan jika lahan yang dulunya terbengkalai, kini telah berubah menjadi kebun hijau dengan beragam sayuran dan buah semangka. Karena hasil panennya melimpah, pihaknya akhirnya memborongnya langsung dari kebunnya.

"Kami memborongnya sebagai wujud apresiasi kepada santri dan GP Anshor yang sukses mengelola lahan terbengkalai menjadi lahan produktif," kata Isa Anshori pada awak media.

“Nah agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat, pihaknya mengajak ratusan warga sekitar untuk memetik buah dan sayuran langsung dari kebun secara gratis. Kami mempersilahkan warga memetik buah dan sayuran sepuasnya," jelasnya.

Kegiatan sosial ini, juga menjadi sarana edukasi kepada warga untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumahnya. Dan ini diharapkan menjadi motivasi warga sekitar untuk memaksimalkan lahan kosong di sekitar rumahnya menjadi lahan produktif. 

"Kami berharap warga memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumahnya menjadi lahan produktif, sehingga memberikan nilai ekonomis," sambungnya.

Pesta petik buah dan aneka sayuran gratis ini mendapatkan sambutan antusias warga sekitar. Bahkan, ratusan warga rela mengantri sejak pukul 08.00 WIB, meski acara baru dimulai pukul 09.00 WIB. 

Ainun (25) salah satu warga lokal mengatakan kegiatan ini sangat mengasyikkan. Karena warga bisa merasakan sensasi petik buah dan sayuran langsung dari kebun. 

"Seru sekali. Sensasinya luar biasa. Karena bisa merasakan sensasi petik buah dan sayuran langsung dari kebun," ujarnya.

Ditambahkan Ainun, buah dan sayuran hasil petik tersebut, tidak hanya dinikmati sendiri bersama keluarga. Namun, juga dibagikan kepada sanak famili, tetangga dan handai taulan.

"Sangat mengesankan. Buah dan sayurnya segar. Terimakasih relawan Gus Yani semoga Berkah," ungkapnya.

Hal senada disampaikan Puja (35), ibu rumah tangga warga desa setempat itu mengaku baru pertama merasakan pesta petik buah langsung di kebun. Kegiatan ini, biasanya hanya ditemui di lokasi destinasi wisata. 

"Karena itu, Saya bersama keluarga rela menunggu berjam-jam untuk merasakan sensasinya," katanya

Sementara itu, salah satu pengurus GP Anshor, Wasis Wantoro mengatakan pengolahan kebun ini berawal dari rasa keprihatinan terhadap lahan yang dibiarkan terbengkalai. Pihaknya berinisiatif memanfaatkan lahan tidur tersebut menjadi lahan produktif.

"Sebelumnya lahan terbengkalai. Kami berinisiatif mengolahnya menjadi kebun. Selain bermanfaat juga memberikan nilai ekonomis," kisahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usaha kerasnya tidak sia-sia, karena hasil panennya melimpah. Bahkan, banyak warga yang tertarik mengikuti jejaknya memanfaatkan lahan terbengkalai di sekitar rumahnya.

"Alhamdulilah, hasil panennya melimpah. Pengolahan lahan ini, juga membuat lingkungan menjadi hijau dan segar," tutupnya. (mhb/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT