News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Akibat Himpitan Ekonomi, Pria di Gresik Tewas Gantung Diri di Kamar Kos

Penduduk Desa Pasinan Lemah Putih, Kecamatan Wringinanom, Gresik digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tewas gantung diri di dalam kamar kos - kosannya.
Kamis, 23 Mei 2024 - 16:03 WIB
Pria di Gresik Tewas Gantung Diri di Kamar Kos
Sumber :
  • tvOne - m habib

Gresik, tvOnenews.com - Penduduk Desa Pasinan Lemah Putih, Kecamatan Wringinanom, Gresik digegerkan dengan penemuan seorang pria yang tewas gantung diri di dalam kamar kos - kosannya. Korban diketahui bernama Ristadi (43), asal Desa Sember rejo, Kecamatan/ Kabupaten Rembang, Kamis (23/5).

Terkait aksi bunuh diri di wilayahnya, Kapolsek Wringinanom AKP Inggit, pada awak media membenarkan adanya orang yang tewas akibat gantung diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Inggit, kejadianya berawal saat saksi kakak korban Sati (46), asal Desa Bitingan, Kecamatan Wringinanom mendatangi rumah kos korban Rabu (22/5) sekitar pukul 16.30 WIB di rumah kos milik H. sugeng, Desa Pasinan, Wringinanom dengan maksud mengecek keberadaan korban karena sejak pukul 11.00 WIB korban tidak membalas pesan WhatsApp kakak korban.

"Kemudian saat mengetuk pintu kamar kos korban tidak ada jawaban, kemudian saksi Sati langsung mendobrak pintu kamar kos adiknya dan kaget melihat Ristiadi sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi gantung diri dibalik pintu kamar kos dengan keadaan lidah menjulur," terangnya.

Inggit menjelaskan, usai melihat adiknya meninggal gantung diri, kemudian saksi Sati melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa, dan perangkat desa melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wringin Anom.

Usai menerima laporan terebut anggota Polsek dan petugas medis dari puskesmas Wringinanom dengan disaksikan perangkat desa menurunkan jenazah dari tali tampar gantung dan melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban dan tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan.

"Karena pihak keluarga tidak menghendaki untuk dilakukan outopsi karena menganggap kejadian tersebut merupakan musibah dan suratan takdir serta tidak menuntut atas kejadian tersebut," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut Inggit mengungkapkan usai dilakukan evakuasi keluarga korban meminta agar jenazah segera dibawa pulang ke rumah duka untuk segera dimakamkan. Selanjutnya jenazah langsung dibawa oleh pihak keluarga menggunakan mobil jenazah puskesmas Wringinanom Gresik.

"Dari informasi yang didapat korban diduga gantung diri akibat masalah ekonomi. Pihak kami juga mengamankan barang bukti berupa tali tampar warna biru dan kabel warna bening dan biru dengan panjang sekitar 80 cm dan pakaian yang dikenakan korban," pungkasnya. (mhb/gol)

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT