News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

May Day, Ratusan Buruh di Gresik Aksi Turun Jalan Tolak Upah Murah dan Omnibus Law

Ratusan buruh dari sejumlah pabrik di Kabupaten Gresik menggelar aksi turun jalan untuk memperingati Hari Buruh Sedunia (May Day)
Rabu, 1 Mei 2024 - 16:38 WIB
May Day, Ratusan Buruh di Gresik Aksi Turun Jalan
Sumber :
  • tim tvone - habib

Gresik, tvOnenews.com - Ratusan buruh dari sejumlah pabrik di Kabupaten Gresik menggelar aksi turun jalan untuk memperingati Hari Buruh Sedunia (May Day) yang diperingati setiap tanggal 1 Mei. Tidak hanya aksi turun jalan, massa buruh juga melakukan bakti sosial dengan membagikan paket sembako, Rabu (01/05).

Perwakilan massa buruh dari DPC Kahutindo, Agus Salim mengatakan awalnya merencanakan mengerahkan massa aksi dengan jumlah lebih besar, namun setelah dilakukan evaluasi massa aksi dilakukan pengurangan karena atensi dari Kapolda Jatim agar kamtibmas selalu berjalan dengan lancar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tuntutan kami di May Day ini agar omnibus law yang telah ditetapkan oleh pemerintah harus dibatalkan dan kami akan membicarakan bersama dengan Bupati Gresik dan meminta kepada Bupati Gresik untuk mengirimkan surat rekomendasi kepada Pemerintah Pusat terkait Omnibus law," kata Agus.

Dijelaskan Agus, saat ini masih banyak sekali pekerja tetap yang di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) oleh perusahaan. Maka dari itu pihaknya tetap menyatakan harga mati untuk menolak omnibus law di Indonesia.

"Tuntutan kedua, menghapus upah murah di Jawa Timur, termasuk hal - hal yang lain dan mengusulkan ke bapak Bupati Gresik agar membuat Perda perlindungan tenaga kerja di Kab Gresik. 60% tenaga kerja di Kabupaten Gresik tidak diberlakukan UMK," tegasnya.

Selain menggelar aksi turun jalan, massa buruh bersama Polres Gresik juga menggelar bakti sosial untuk memperingati hari buruh sedunia. Nampak ratusan buruh duduk bersama saat aksi bakti sosial di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik. Perayaan Hari Buruh Sedunia (May Day) tahun 2024 yang dihadiri kurang lebih 500 orang massa aksi.

Kapolres Gresik Adhitya Panji Anom mengatakan May Day menjadi momentum penting kebersamaan bagi para pekerja, pengusaha dan pemerintah. Karena para pekerja merupakan mitra bagi para pengusaha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya mengajak seluruh serikat buruh, para pengusaha maupun pemerintah untuk bersama - sama merayakan hari buruh dengan tertib dan harmonis dalam suasana kekeluargaan," ujarnya.

Pihak Kepolisian Resor Gresik juga menghimbau kepada massa buruh untuk tetap memperingati hari buruh dengan santun dan menjaga keselamatan dan ketertiban selama di jalan dan tidak menganggu kepentingan orang lain.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT