News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Oknum Polisi di Surabaya Cabuli Anak Tiri selama 4 Tahun Sudah Diamankan karena Dilaporkan Sosok Ini

Kejadian oknum polisi merupakan ayah tiri dari anak tiri menjadi korban pelecehan seksual di Surabaya. Berhasil dilaporkan ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Minggu, 21 April 2024 - 17:54 WIB
Ilustrasi dampak anak tiri yang dicabuli ayah tiri diduga sebagai oknum polisi di Surabaya
Sumber :
  • (Freepik)

Surabaya, tvOnenews.com - Datangi Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur bersama nenek dan ibu dari gadis yang masih berusia 15 tahun merupakan dari anak tiri oknum polisi inisial K, telah melaporkan ulah bejat sang ayah tiri yang melakukan pelecehan seksual ke anak gadis tersebut selama empat tahun.

Sesaat sebelum masuk ke rumah reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, nenek korban berinisial N (55) mengungkapkan penderitaan cucunya selama ini lantaran mengalami depresi mendalam sejak 2020 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nenek korban mengungkapkan pencabulan itu dilakukan mantunya sejak cucu tercintanya ketika duduk di bangku kelas 6 SD sampai usia 15 tahun yang telah menjadi siswa kelas 9 SMP.

"Pelaku anggota Polsek Sawahan masih aktif. Itu (pencabulan) dilakukan di kamar tidur dan kamar mandi," terang N di halaman Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Minggu (20/4/2024) siang.

N juga meminta agar mantunya itu segera diadili dan dipecat. Sebab, kondisi cucunya kini sudah berubah sikap, akibat trauma depresi mendalam.


Keluarga korban laporkan ayah tiri yang diduga sebagai oknum polisi di Surabaya ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. (tvOnenews.com/Zainal Arifin Azkhari)

Saat ini oknum polisi yang berasal dari Surabaya itu diduga mencabuli anak tirinya kini telah diamankan dan ditahan.

Oknum polisi yang berdinas di Polsek Sawahan itu berinisial K (53). Dia dilaporkan N (55) sebagai mertuanya ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Laporan dilakukan karena K diduga mencabuli anak tirinya sejak Tahun 2020 atau sudah berjalan 4 tahun lalu. Korban yang kini sudah berumur 15 tahun, baru berani bercerita ke N, neneknya awal bulan lalu.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu M Prasetyo berbicara, bahwa pemeriksaan terhadap korban dan neneknya sebagai pelapor telah dilakukan.

"Korban sudah kami minta keterangan beserta neneknya. Korban ini masih di bawah umur, sehingga didampingi neneknya. Kami sudah proses kasus ini, secepatnya akan kami sampaikan hasilnya," terang Prasetyo saat dihubungi, Minggu.

Sedangkan untuk terduga pelaku diungkap Prasetyo juga sudah diamankan untuk proses penyidikan.

"Sudah kami amankan dan sudah ditahan. Saat ini dalam proses penyidikan," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terpisah, Kasi Humas Polrestabes Surabaya AKP Haryoko Widhi juga memastikan bahwa oknum polisi itu telah diproses secara profesi maupun pidana.

"Untuk kode etik ditangani Propam Polda Jatim. Sementara kasus pidananya oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak," tandas Haryoko. (zaz/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT