News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Adaptasi Pendidikan ala Tiongkok, Pemkot Surabaya dapat Bantuan lima Smart Board Digital

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima bantuan lima unit smart board atau papan digital dari yayasan Xin Zhong School.
Minggu, 24 Maret 2024 - 14:00 WIB
Pemkot Surabaya menerima bantuan lima unit smart board dari yayasan Xin Zhong School
Sumber :
  • tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima bantuan lima unit smart board atau papan digital dari yayasan Xin Zhong School. Papan digital itu, diberikan secara langsung oleh Ketua Yayasan Xin Zhong School Surabaya Barat, Heru Budihartono kepada Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Wali Kota Eri Cahyadi mengucapkan banyak terima kasih, karena bantuan tersebut akan bermanfaat sebagai penunjang pendidikan di Kota Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya matur nuwun kepada Pak Heru yang hari ini mendonasikan lima smart board untuk pemkot. Jadi nanti akan saya letakkan di sekolah SMP dan satu untuk di sekolah PAUD,” kata Wali Kota Eri.

Wali Kota Eri Cahyadi menjelaskan, bantuan yang diberikan oleh yayasan Xin Zhong School tidak hanya berupa alat belajar. Akan tetapi, juga ada metode pembelajaran yang diberikan kepada guru PAUD.

“Nanti akan ada beberapa guru PAUD yang kita minta untuk belajar ke Xin Zhong, karena di sini anak-anak sejak kecil sudah diminta untuk menampilkan sebuah project, sehingga keberanian mereka itu akan muncul, sehingga ini akan kita kolaborasikan cara mengajar untuk TK dan PAUD yang ada di Surabaya,” jelasnya.

Wali kota yang akrab dengan sapaan Cak Eri Cahyadi itu ingin, metode pembelajaran dari yayasan Xin Zhong itu nantinya bisa dikolaborasikan dengan kurikulum merdeka belajar.

“Ini sangat luar biasa, kalau PAUD dan TK kan ada (belajar) dengan cara bermain, jadi ada pertanyaan kemudian ada juga permainannya dengan menggunakan bahasa inggris,” ujarnya.

Ke depannya, Cak Eri berharap, metode pembelajaran menggunakan papan digital itu bisa diterapkan di seluruh sekolah PAUD, TK, SD, hingga SMP di Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Nanti kita coba secara bertahap, kita gunakan untuk SD negeri ya, kita akan belajar untuk itu,” harapnya.

Di samping itu, Ketua Yayasan Xin Zhong Surabaya Barat, Heru Budihartono mengatakan, metode pembelajaran menggunakan papan digital ini diadaptasi dari Tiongkok. Alasan Heru menggunakan metode pembelajaran ini, agar anak-anak PAUD-TK bisa belajar dengan cara yang lebih menyenangkan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT