News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update Kasus Musisi Tewas Tenggak Miras di Hotel Vasa Surabaya, Istri Korban Gugat Pihak Bar dan Hotel

Yiska Yulia Tea, istri mendiang William Adolf Refly, personil band yang jadi korban keracunan miras di Bar Cruz Lounge Vasa Hotel menggugat pihak bar dan hotel
Rabu, 13 Maret 2024 - 10:15 WIB
kasus musisi tewas tenggak miras di Hotel Vassa Surabaya
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, tvOnenews.com - Yiska Yulia Tea, istri mendiang William Adolf Refly, personil band yang menjadi korban keracunan miras di Bar Cruz Lounge Vasa Hotel menggugat pihak bar dan hotel di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Perempuan 29 tahun itu menuntut ganti rugi senilai Rp40 juta per bulan yang harus dibayarkan hingga dirinya berusia 60 tahun.

Pengacara Yiska, Bobyanto Gunawan menyatakan, meninggalnya William Adolf Refly karena keracunan miras saat berada di Bar Cruz Lounge tidak lepas dari kelalaian pihak bar dan Vasa Hotel. Menurut dia, Vasa Hotel merupakan penyedia tempat sekaligus zat kimia yang ada di dalam miras tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Vasa yang harus bertanggungjawab karena mereka sebagai hotel bintang lima yang menyediakan tempat dan bahan berbahaya tersebut. Bartender hanya meracik saja dan mengikuti SOP yang ada di Bar Cruz Lounge yang ada di bawah Pengawasan Vasa Hotel Surabaya," kata Bobyanto, Selasa (12/3).

Menurut Boby, mendiang William Adolf Refly ketika itu membeli miras itu di bar tersebut. Karena itu, seharusnya pihak bar dan hotel melindungi keselamatan William selaku konsumen.

"Mereka juga telah menyalahi undang-undang perlindungan konsumen," ujarnya.

Yiska menambahkan, meski kematian suaminya telah beberapa bulan berlalu, dirinya hingga kini masih terpukul. Tidak hanya dirinya yang merasa kehilangan, tetapi kedua anak mereka yang masih berusia delapan dan sepuluh tahun. 

"Pikiran saya tiap hari masih kacau. Anak-anak masih sering menangis, tantrum dan belum stabil karena telah ditinggal ayahnya," kata Yiska.

Selain itu, dia kini juga harus bekerja keras untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari  bersama kedua anak. Sebab, selama ini mendiang William Adolf Refly merupakan tulang punggung keluarga. Dia juga mengaku hingga kini belum pernah ditemui pihak Cruz dan Vasa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak benar kami telah menerima santunan," ujarnya.

Selain Yiska, Mitra Ohello, vokalis yang  merupakan korban selamat keracunan miras juga menggugat Bar Cruz Lounge dan Vasa Hotel di PN Surabaya. Meski selamat, Mitra hingga kini masih menjalani perawatan untuk sakit yang dideritanya usai meminum miras beracun tersebut.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT