News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update Ledakan di Mako Brimob Polda Jatim, Tim Labfor Temukan Serpihan Bahan Peledak hingga Radius 200 Meter

pascaledakan di Mako Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim, tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan INAFIS masih melakukan penyidikan
Selasa, 5 Maret 2024 - 13:09 WIB
update ledakan di Mako Brimob, Tim Labfor temukan serpihan bahan peledak
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, tvOnenews.com - Di hari kedua pascaledakan di Mako Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim, tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan INAFIS masih melakukan penyidikan, dengan menginventarisir temuan dari dampak ledakan bahan peledak.
 
Jalannya investigasi pasca ledakan berlangsung secara tertutup. Diketahui ledakan terdengar keras hingga radius 500 meter dari titik ledakan, bahkan sempat terjadi tiga kali secara berurutan.
 
Ledakan susulan terdengar lagi hingga mengagetkan sejumlah warga yang berada di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Krembangan. 

Menurut keterangan Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, ledakan di Mako Brimob Surabaya diakibatkan sisa-sisa temuan bahan peledak yang akan dimusnahkan atau didisposal. Akibat ledakan tersebut Jalan Gresik, Kota Surabaya, ditutup total. Jalan Raya tersebut kemudian dibuka kembali sekira pukul 11.49 WIB, Senin (4/3).
  
"Jadi kebetulan Jibom Gegana Polda Jatim ini kita belum memiliki gudang yang standar, jadi sisa-sisa bahan peledak itu disimpan di sebelah kantornya gegana pagi tadi meledak," beber Imam Sugianto, Kapolda Jatim.
  
Di lain sisi, hasil penyelidikan sementara tim Labfor Polda Jawa Timur menyebutkan, ledakan terjadi diduga karena faktor cuaca yang berdampak pada kelembapan suhu ruang penyimpanan. Bahan peledak tersebut masuk kategori low explosive yang rawan meledak, contohnya bom ikan alias bondet.
 
Tim Labfor Polda Jatim masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu sumber asli penyebab ledakan. Dipastikan korban ada 10 personel polisi yang mengalami luka-luka akibat kejadian tersebut dan tidak ada korban jiwa.
 
“Saya pastikan tidak ada korban meninggal dunia, jadi hanya 10 korban luka-luka,” beber Kapolda Jatim. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada saat terjadi ledakan di Mako Brimob Polda Jatim, 10 anggota kepolisian ini awalnya sedang menjalani latihan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pascaledakan. Mereka berada di dalam ruangan dengan jarak 10 meter dari sumber ledakan yang berada di gudang penyimpanan bahan peledak. Sontak, para petugas terkena serpihan kaca bangunan sebagai dampak ledakan di Mako Brimob Surabaya.
 
Para korban kini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya dan dipastikan tidak ada yang mengalami luka serius. Terkait dampak ledakan terhadap bangunan yang berada di sekitar kantor Mako Brimob Polda Jatim, pihak Polda turut mengecek jumlah kerusakan terutama di kantor kecamatan, kodim, serta Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob. 

Selain itu, Polda Jatim juga menyatakan siap membantu rumah warga yang mengalami kerusakan akibat ledakan di Mako Brimob Surabaya. Mereka akan memperbaiki kembali rumah tersebut.
 
“Titik terjauh serpihan dampak ledakan hingga jarak 200 meter dari titik lokasi ledakan,” tandasnya. (zaz/hen)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT