News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Muhammadyah Jawa Timur Puas dengan Kepemimpinan Khofifah-Emil sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur

Warga Muhammadyah Jawa Timur puas dengan kepimpinan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur.
Kamis, 4 Januari 2024 - 18:57 WIB
Warga Muhammadyah Jawa Timur Puas dengan Kepemimpinan Khofifah-Emil sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur
Sumber :
  • sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Warga Muhammadiyah Jawa Timur puas dengan kepimpinan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur. Hal ini terungkap dari hasil survei yang dilakukan Pusat Studi Anti Korupsi dan Demokrasi (PUSAD) Universitas Muhammadiyah Surabaya, yang  merilis hasil survei berjudul "Refleksi Kepemimpinan Awal Tahun 2024: Kesehatan, Politik, Agama dan Kesejahteraan".

Survei tersebut disampaikan di Universitas Muhammadiyah Surabaya di Gedung G lantai 5 Ruang Theatre. Hasil survei ini menyebutkan, sebanyak 73,7 persen warga Muhammadiyah puas dengan kepemimpinan Khofifah-Emil, sedangkan warga Muhammadiyah yang tidak puas dengan kepemimpinan Khofifah-Emil sebanyak 12,3 persen, sisanya 14,0 persen warga tidak menjawab.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Radius Setiyawan MA, Peneliti Utama PUSAD Muhammadiyah, warga Muhammadiyah memberikan respon terkait alasan memilih puas terkait kepemimpinan Khofifah-Emil.

“Dari hasil data sekitar 73,7 persen, sebanyak 27,3 persen memilih pasangan perempuan dan laki-laki itu karena merakyat, kemudian program yang relevan sekitar 20,2 persen, 13,6 persen meningkatkan pertumbuhan ekonomi warga, 9,8 persen menciptakan kerukunan warga serta 5,4 persen mengedepankan toleransi antar umat beragama,” ungkap Radius Setiyawan.

Dari tingkat kepuasan tersebut, lanjut Radius, terbentuk adanya pemahaman yang menjadi penting,  Khofifah ataupun Mas Emil di seluruh lintas Jawa Timur.

“Khofifah menomorsatukan, bagaimana salah satunya MUI yang membawahi ormas Islam Muhammadiyah atau NU, MUI itu dulunya tidak punya kantor, kantornya bisa kita lihat tapi sekarang sangat representatif. Itu salah satu fasilitas berkaitan dengan kegiatan itu memberikan suatu pencerahan," ujar Radius.

Selanjutnya, berbicara mengenai media, sebanyak 80,9 persen warga Muhammadiyah memilih menggunakan media sosial untuk mengakses informasi politik, peringkat kedua yaitu televisi dengan presentase 12 persen dan diikuti oleh portal digital, radio dan koran/majalah yang mayoritas memeroleh presentase kurang dari tiga persen.

Radius memaparkan, teknik pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling, di mana lokasi diambil dari seluruh daerah Muhammadiyah di Jawa Timur, dengan melibatkan 38 Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kabupaten/kota.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian masing-masing kabupaten/kota dipilih berdasarkan tingkat PCM untuk dijadikan sampel penelitian. Sampel dari setiap kecamatan dibagi secara proporsional berdasarkan jumlah pemilih di setiap kecamatan dan kelurahan yang menjadi lokasi penelitian.

“Survei ini mengambil sampel sebanyak 1067 responden yang tersebar secara proporsional di 38 PDM kabupaten/kota, dengan margin of error sebesar 2,9 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen,” pungkas Radius. (msi/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT