News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Periksa 23 Saksi, Polisi Buru Terduga Eksekutor Penembakan Relawan Prabowo - Gibran di Sampang

Upaya Pengungkapan kasus penembakan di Desa Banyu Ates, Sampang, Madura terus dilakukan oleh kepolisian daerah Jawa Timur. Setelah pada hari Rabu (3/1) Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, melakukan penggeledahan di dua rumah, dan satu gudang, polisi akhirnya menetapkan 3 tersangka.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 4 Januari 2024 - 18:46 WIB
Periksa 23 Saksi, Polisi Buru Terduga Eksekutor Penembakan Relawan Prabowo - Gibran di Sampang
Sumber :
  • tvOne - syamsul huda

Surabaya, tvOnenews.com - Upaya pengungkapan kasus penembakan di Desa Banyu Ates, Sampang, Madura terus dilakukan oleh kepolisian daerah Jawa Timur. Setelah pada hari Rabu (3/1) Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim melakukan penggeledahan di dua rumah, dan satu gudang. Polisi akhirnya menetapkan 3 tersangka.

Polisi belum mengungkap secara detail, terkait dari peran masing-masing tersangka yang sudah berhasil diamankan di Mapolda Jatim ini. Namun satu dari 3 tersangka, diketahui merupakan oknum kepala desa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam penyidikan kasus penembakan dengan korban Muarah (49), sedikitnya 23 saksi telah dilakukan pemeriksaan, saksi ini berasal dari orang-orang yang berada di sekitar lokasi kejadian, saksi korban, serta saksi pemilik CCTV.

"23 saksi sudah dilakukan pemeriksaan hingga siang ini, diantaranya saksi yang ada di TKP, yang mengetahui kejadian waktu itu, saksi korban, saksi penangkap, kemudian juga saksi pemilik CCTV. Nah CCTV ini ada sekitar lima ya, sekarang masih dalam pendalaman oleh bidang Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur," jelas Kombes Pol Dirmanto, Kabid Humas Polda Jatim.

Sementara dari pemeriksaan tim Labofor Polda Jatim, diketahui senjata yang digunakan oleh pelaku diduga berjenis revolver S&W, dengan kaliber 38, berdasarkan proyektil yang sudah dilakukan pemeriksaan.

"Sesuai hasil Labfor, peluru yang ditemukan itu ada kaliber 38, sehingga kemungkinan senjata yang digunakan itu adalah jenisnya Revolver S&W," tambahnya.

Lebih lanjut, Kombes Pol Dirmanto menambahkan, terkait perkembangan pemeriksaan saksi, penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap 23 orang saksi, dan sudah didapatkan petunjuk-petunjuk yang mengarah ada pelaku lain, termasuk motifnya, namun belum bisa diungkapkan saat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mohon doanya, mudah-mudahan minggu depan ini, hari Rabu atau Kamis sudah terungkap semua dan Insya’Allah nanti kalo memang sudah terungkap semua, hari Rabu atau Kamis nanti akan kita sampaikan secara detail. Apa motif dari pada pelaku melakukan tindakan itu, termasuk peran dari pada pelaku yang sekarang ini masih dalam pengejaran," tambahnya.

Kabid Humas Polda Jatim juga menegaskan, peristiwa penembakan ini dan pemeriksaan saksi-saksi itu. Polisi masih belum menemukan adanya unsur politik dalam peristiwa tersebut.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT