News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Guru SD Bunuh Diri Sekeluarga Menyisakan Satu Anak, Orang Tua Tinggalkan Pesan Terakhir untuk Sang Kakak: Love U Kakak

Warga Malang, Jawa Timur dihebohkan dengan sebuah peristiwa diduga bunuh diri sekeluarga. Mirisnya, keluarga itu menyisakan seorang anak dengan sebuah pesan
Jumat, 15 Desember 2023 - 19:54 WIB
Guru SD diduga bunuh diri dengan keluarganya, tinggalkan pesan untuk sang anak
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOne - Edi Cahyono

tvOnenews.com - Warga Malang, Jawa Timur dihebohkan dengan sebuah peristiwa diduga bunuh diri satu keluarga.

Keluarga yang bertempat tinggal di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, ditemukan tiga orang meninggal dunia yang terjadi pada Selasa, (12/12/2023).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mirisnya, keluarga tersebut diduga bunuh diri dengan menyisakan seorang anak dengan meninggalkan pesan yang tertulis di kaca rias

Seperti dijelaskan oleh Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat mengatakan, peristiwa dugaan bunuh diri terjadi di sebuah rumah kontrakan di Dusun Boro Bugis RT 03 RW 10, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Ketiga orang ditemukan meninggal dunia yaitu pasangan suami istri WE (44) dan S (40), serta seorang anak perempuan ARE (12).

“Dugaan sementara mengarah bunuh diri dilakukan satu keluarga,” kata AKP Gandha saat dikonfirmasi usai melakukan olah TKP di Pakis, Selasa (12/12/2023).


Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat. (Tim tvOne - Edi Cahyono)

Sementara itu, saudara kembar dari korban meninggal ARE, AKE (12) berteriak meminta tolong kepada tetangga korban karena keluarganya menghilang. 

Sedangkan salah satu kamar di rumahnya tidak dapat terbuka. Ketika di dobrak, ditemukan keluarganya telah meninggal dunia. 

Pihak kepolisian menemukan pesan terakhir yang diduga ditulis oleh WE yang diduga ditujukan kepada putri kembar mereka, AKE.

Inilah pesan yang dituliskan oleh WE sebelum meninggal:

Kakak Jaga diri 
Papa, Mama, Adik pergi dulu 
Nurut Uti, Kung, Tante dan Om 
Belajar yang Baik
Uang Papa Mama untuk pemakaman jadi satu
Love U kakak
Papa,”

Gandha mengatakan pesan singkat tersebut ditemukan ditulis dengan menggunakan spidol di meja rias dalam kamar.

Tak hanya warga Malang saja yang menyoroti kejadian ini, warganet pun ramai di media sosial memberikan berbagai komentar.

Sejumlah warganet merasakan iba dengan anak yang telah ditinggalkan. 

“Kenapa banyak banget kasus bunuh diri ya. Padahal semua masalah bisa ada solusinya,” kata warganet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Apa masalahnya? Itu rumah pribadi? Kalau memang hutang banyak jual aja aset dari pada bunuh diri. Kasian anak,” tulis komentar warganet.

“Kasian sama anak yang ditinggalin gimana terpukulnya,” ungkap warganet lainnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT