News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ekspedisi Rupiah Berdaulat, Kelompok Masyarakat di Pagerungan Besar Terima Bantuan Program Sosial BI

Pulau Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep menjadi pulau ketiga yang didatangi tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 di Provinsi Jawa Timu
Rabu, 11 Oktober 2023 - 11:31 WIB
Ekspedisi Rupiah Berdaulat, Masyarakat di Pagerungan Besar Terima Bantuan Program Sosial BI
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Sumenep, tvOnenews.com - Pulau Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep menjadi pulau ketiga yang didatangi tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 di Provinsi Jawa Timur, Selasa (10/10).

Pulau yang sebagian besar dihuni Suku Bajo dan Mandar ini, berpenduduk sekitar 2 ribu KK dan menjadi salah satu pulau terluar bagian timur dari Provinsi Jawa Timur. Pulau ini berada di sebelah timur Pulau Pagerungan Kecil. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim pejuang rupiah Bank Indonesia dan personil TNI AL, merapat menuju dermaga Pulau Pagerungan Besar menggunakan dua LCPV / sekoci dari KRI Surabaya 951. 

Tiba sekitar pukul 09.00 WIB pagi, tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat disambut kesenian bela diri Manca, yang berasal dari Sulawesi Selatan. Walaupun secara administratif berada di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, tetapi secara kultural, penduduk desa ini justru memiliki kultur Sulawesi.

"Penduduk disini didominasi dari Suku Mandar dan Bajo. Bahasa yang digunakan pun bahasa Mandar dan Bajo," ungkap Samsuddin, Kaur Umum Pemdes Pagerungan Besar saat pembukaan ERB. 

Kegiatan utama pun dimulai di balai desa setempat, yakni penukaran uang baru, Program Sosial Bank Indonesia (PSBI), sosialisasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) rupiah, layanan kesehatan gratis dan penyaluran 100 paket sembako. 

Samsuddin mengungkapkan, kehadiran tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat ke Pulau Pagerungan Besar menjadi sesuatu yang ditunggu. Karena, selain warga dapat menukar uang lusuh mereka ke uang baru, sejumlah kelompok masyarakat juga mendapatkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berupa sarana prasarana penunjang pendidikan dan pengembangan ekonomi. 

Dari data tim PSBI, bantuan yang diberikan berupa 3 panel surya dan baterai lifepod untuk UMKM Adak JE, 4 unit GPS 350 C dan 4 unit GPS 60 I untuk kelompok nelayan Dakau Adak, 1 unit laptop dan 1 unit printer untuk LPMD Pagerungan Besar. 

"Penerangan di Pagerungan Besar nyala satu hari dan mati satu hari, sehingga warga disini membutuhkan panel surya untuk kebutuhan penerangan," ungkap Samsuddin.

Selain itu, ia mengungkapkan dengan mayoritas pekerjaan warga disana sebagai nelayan, PSBI berupa GPS Tracker sangat membantu kelompok nelayan dalam proses menangkap ikan, karena dapat menandai lokasi yang terdapat banyak ikan. 

"Sumber mata pencarian kebanyakan warga disini sebagai nelayan tradisional. Syukur Alhamdulilah tadi dapat bantuan berupa Fishfinder dan GPS Tracker untuk mendeteksi ikan-ikan di laut. Itu luar biasa benar-benar membantu," ujarnya. 

Imam Suwandi, Tim Humas BI Jawa Timur menyatakan, PBSI ditujukan kepada kelompok masyarakat yang benar-benar membutuhkan. 

"Sebelumnya dilakukan survai, identifikasi kelayakan penerima PSBI. Jika memang kelompok tersebut layak, maka program sosial Bank Indonesia baru bisa disalurkan," ungkap Imam.

Tak hanya di Pulau Pagerungan Besar saja, Program Sosial Bank Indonesia juga diberikan kepada 4 pulau tujuan Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 di Provinsi Jawa Timur. Yakni, Pulau Pagerungan Kecil, Pulau Raas, Pulau Tanjung Kiaok, dan Pulau Gili Ginting.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Diharapkan bantuan tersebut bisa mendukung pengembangan pendidikan dan ekonomi di pulau terdepan, terluar, dan terpencil," harapnya.

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2023 di Provinsi Jawa Timur sendiri, dimulai dari tanggal 7 hingga 12 Oktober 2023 di 5 pulau 3 T di Kabupaten Sumenep. (gol/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT