News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengkhawatirkan! Siswa SDN 3 Binoh Bangkalan Belajar di Gedung Sekolah yang Hampir Ambruk

Sebuah gedung SDN 3 Desa Binoh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, alami kerusakan yang cukup parah.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 3 Oktober 2023 - 19:37 WIB
Gedung Sekolah Dasar Negeri 3 Desa Binoh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan reyot
Sumber :
  • tvOne - dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com - Sebuah gedung SDN 3 Desa Binoh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, alami kerusakan yang cukup parah. Atap bangunan seperti yang berada di ruang kelas lima, di topang oleh sejumlah bambu karena kayu bangunan gedung rapuh.

Tak hanya itu, sejumlah genteng gedung sekolah juga alami pecah, dinding bangunan pendidikan juga jebol dan batu bata berantakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Zainal Ahmad, Guru SDN 3 Binoh Bangkalan mengatakan, gedung sekolah diketahui sudah mulai runtuh tiga tahun lalu sejak siswa tidak melaksanakan kegiatan belajar mengajar akibat adanya pandemi Covid 19.

"Kerusakan ini terjadi pada tahun 2020, pada saat terjadinya Covid 19, jadi saat itu ada surat perintah pada anak - anak untuk belajar di rumah," tuturnya, Selasa (3/10).

Lanjutnya Zainal, kerusakan bangunan sekolah dikarenakan kayu gedung dimakan oleh rayap, ditambah dinding yang kena air hujan, dan tidak adanya tiang pembatas ruangan juga menjadi salah satu penyebab ambruknya gedung.

"Kalau saya perhatikan, kerusakan yang kami lihat terjadi pada kayu yang telah dimakan oleh rayap. Saya coba perbaiki, namun karena rayap sudah menyebar dan masuk ke dalam tembok gedung sekolah, rayap ini kembali datang, selain itu tembok juga sering kena air hujan, dan batas ruang kelas tidak ada tiang cor. Tembok menjadi rapuh hingga tembok kemudian runtuh," terangnya.

Ia mengatakan, gedung rusak berawal dari ruangan kelas enam SDN 3 Binoh, tak lama kemudian melebar ruang kelas lima hingga dinding gedung pecah

"Awal ruangan kelas enam yang rusak, lalu menyebar ke ruangan kelas lima. Sehingga anak-anak belajar di setengah ruangan," ucapnya.

Meski kondisi ruangan kelas SDN 3 Binoh sudah memprihatinkan dan tak layak dibuat belajar mengajar, namun gedung tersebut dipakai oleh siswa

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pihak guru telah meminta agar para siswa jangan terlalu dekat dengan tembok sekolah, karena kondisinya memang sangat menghawatirkan. Apabila ada gerimis anak - anak dikumpulkan jadi satu. Kalo hujan deras, anak - anak di tempatkan di ruangan yang lebih baik," ujarnya.

Sementara ruang kelas lima dan kelas enam sudah tidak bisa digunakan belajar mengajar, para guru terpaksa memindahkan siswa ke ruang perpustakaan.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT