News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dianggap Intimidasi Ayah Korban Siswi SD yang Dicolok Matanya dengan Tusuk Bakso, Ini Pengakuan Camat Menganti Gresik

Camat Menganti, Gresik, angkat bicara usai dirinya dianggap intimidasi terhadap Samsul Arif, ayah korban SA, siswi yang diduga dicolok mata kanannya
Rabu, 27 September 2023 - 14:15 WIB
update kasus siswi di Gresik dicolok tusuk bakso, ini pengakuan Camat Menganti
Sumber :
  • tim tvone - habib

Gresik, tvOnenews.com - Camat Menganti, Kabupaten Gresik, Hendriawan Susilo akhirnya angkat bicara usai dirinya dianggap melakukan intimidasi terhadap Samsul Arif, ayah korban SA, siswi kelas 2 SD di Menganti, yang diduga mengalami perundungan dengan dicolok mata kanannya hingga dikabarkan nyaris mengalami kebutaan.

Hendriawan Susilo lalu menuturkan, jika dirinya saat itu hanya ingin mencoba melakukan upaya klarifikasi sebagai seorang pimpinan wilayah, yakni Camat Menganti. Dia lalu mengawalinya dengan menghubungi Kepala Desa dan Kepala Dusun Randupadangan, Menganti, Gresik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pak Lurah yo' opo. Pak Lurah menyampaikan seperti ini, Pak Camat saya sudah ngobrol sama Pak Carik. Pak Carik iku menyesal bisa ramai seperti ini. Gimana sih Pak Lurah. Lalu dipanggilah Pak Carik. Kita ngobrol untuk klarifikasi. Untuk diklarifikasi bukan diintimidasi. Tidak benar ada intimidasi, hanya ngobrol biasa," tegas Hendriawan pada awak media seperti dikutip tvOnenews.com, Rabu (27/9).

Masih menurut Hendriawan, ketika dilakukan klarifikasi, dirinya tidak hanya bersama Samsul Arif (Pak Carik), tetapi juga ada Kepala Desa dan Kepala Dusun Randupadangan, Menganti, Gresik.

"Jadi gini ketika pas pelaksanaan itu, Pak Lurah dan Pak Kepala Dusun itu kami telpon. Ayo pak kita ngobrol ngobrol klarifikasi. Kita khawatirkan kalau besok hasil MRI tidak sesuai yang diharapkan. Datanglah sore jam 16.30 WIB kalau gak salah. Ke kantor Kecamatan Menganti, ada Pak Lurah, Bapak Kasun, terus menyusul orang tua korban (Pak Carik)," lanjutnya.

Hendriawan lalu menyampaikan kepada ayah korban SA, jika dia melakukan pemanggilan dalam kapasitasnya sebagai pimpinan, yakni sebagai Camat Menganti, dan Samsul kebetulan merupakan bawahannya lantaran dia menjabat sebagai perangkat Desa Randupadangan pada saat ini.

"Kita ngobrol disitu, ngobrol. Disitu saya sampaikan, Pak Carik, saya ini pimpinanmu, saya ini bapakmu, coba ceritakan sebenar-benarnya, sejujur- jujurnya, jangan ditutupi jangan dikurangi jangan ditambahi," tutur Hendriawan Susilo, Camat Menganti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masih menurut Hendriawan, setelah mendengar perkataannya, Pak Carik lalu terdiam. Dengan wajah yang agak sedih lalu mengatakan jika dirinya khilaf.

"Lalu saya sampaikan, Pak Carik, kalau gini ini bapak tahu kasus Ratna Sarumpaet. Saya sampaikan seperti itu. Ini Ratna Sarumpaet ditahan dua tahun penjara. Bapak tahu efeknya? Ini kalau efeknya terjadi, bapak bisa dikeluarkan. Jadi saya tidak ngomong dipecat. Salah itu. Bapak tahu efeknya? Seperti itu, hanya sebatas nasihat pimpinan kepada anak buah. Sudah, gimana Pak Carik. Pak saya juga hanya mengikuti apa yang dilaporkan anak saya. Jadi tidak ada kata- kata disuruh minta maaf dan pencabutan laporan," cerita Hendriawan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT