GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beras Mahal, Produksi Nasi Jagung Instan di Jombang Laris Manis

Produsen nasi jagung instan di Jombang, terus mengembangkan sayapnya. Bukan saja melayani pembeli di dalam negeri, nasi jagung tersebut kini telah diekspor ke Malaysia.
Jumat, 22 September 2023 - 16:57 WIB
Pengemasan nasi jagung instan
Sumber :
  • Umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com - Produsen nasi jagung instan di Jombang, terus mengembangkan sayapnya. Bukan saja melayani pembeli di dalam negeri, nasi jagung tersebut kini telah diekspor ke Malaysia. Terlebih pada saat harga beras naik pada dua bulan terakhir ini, permintaan mengalami kenaikan. Sehingga omzetnya meningkat hingga 30 persen.

"Alhamdulillah ada peningkatan, mulai 20 sampai 30 persen," kata Sulistiowati produsen nasi jagung instan, Jumat (22/9).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nasi jagung instan ini diproduksi sebuah home industry di Desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, Jombang. Usaha yang dirintis sejak tahun 2009 ini telah bisa memenuhi permintaan pangan non beras masyarakat.   

Pembuatan nasi jagung instan melalui proses yang cukup panjang. Dimulai dari jagung yang telah digiling kasar lalu dikukus. Setelah sekitar satu jam, jagung telah masak kemudian ditiriskan. Setelah tiris langsung digiling hingga menjadi tepung.

Agar lebih cepat proses pengeringannya, tepung jagung yang telah masak dimasukkan dalam mesin dryer berukuran besar dengan kapasitas mesin dryer 25 kilogram setiap 30 menit, proses pengeringan lebih cepat.

Tepung jagung yang telah masak dan telah kering inilah yang kemudian dikemas dalam bungkusan plastik berbagai ukuran. Sebab harga jual ecerannya mulai dari 2000 rupiah hingga 6000 rupiah per bungkus.  

"Yang kemasan ada yang harga Rp2.000, Rp3.000 dan Rp6.000. Pemasarannya wilayah Jawa Timur, Kalimantan Timur, Papua. Alhamdulillah sudah beberapa kali ada permintaan sehingga kami sudah ekspor ke Malaysia," sambung perempuan 47 tahun tersebut.

Dengan pengembangan pasar dan naiknya harga beras, saat ini rata-rata produksinya mencapai enam kuintal nasi jagung siap jual perhari.

"Kalau dihitung rata-rata perhari nasi jagung yang kami hasilkan antara lima sampai enam kuintal. Cuma kalau setiap saya produksi bisa sampai satu ton," ungkap Sulistiowati.

Disinggung mengenai manfaat nasi jagung produksinya, Sulistiowati menjelaskan, manfaatnya sangat banyak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Manfaatnya untuk penyakit diabetes, itu yang utama. Sebab kandungan glukosanya nol persen. Produk kami ini sudah dilengkapi dengan berbagai uji dan persyaratan izin edar. Mulai dari analisa kandungan gizi hingga persyaratan produk halal," bebernya.

Kelebihan nasi jagung ini menurut Sulistiowati, praktis. karena mudah dimasak dan cepat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT