News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Konflik Pagar Tembok Setinggi Dua Meter, Berakhir Damai setelah Dimediasi

Pascaviralnya video pemasangan pagar setinggi dua meter dan menutup total akses jalan menuju rumah saudaranya sendiri di Desa Jabung, Kecamatan Mlarak, Ponorogo
Jumat, 15 September 2023 - 14:17 WIB
Mediasi konflik keluarga yang bertetangga
Sumber :
  • aris sutikno

Ponorogo, tvOnenews.com - Pascaviralnya video pemasangan pagar setinggi dua meter dan menutup total akses jalan menuju rumah saudaranya sendiri di Desa Jabung, Kecamatan Mlarak. Kedua saudara yang terlibat konflik keluarga, baik Sunarto dan Margono akhirnya dimediasi pihak desa dengan didampingi Camat Mlarak, Polsek dan Koramil di Balai Desa Jabung. 

Setelah melalui perdebatan yang cukup alot antara kedua belah pihak yang masih keluarga tersebut, akhirnya mereka saling memaafkan dan sepakat membuka akses jalan tersebut, pihak Margono sepakat temboknya dibongkar sedangkan untuk biaya dan tukang dibebankan kepada Sunarto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Mlarak, Iptu Rosyid Effendi saat ditemui usai mediasi kedua belah pihak menjelaskan, kedua belah pihak yang masih saudara akhirnya saling legowo dan sepakat membongkar pagar setinggi dua meter tersebut. 

"Ya awal sempat terjadi perdebatan, namun setelah dilakukan mediasi, dengan didampingi pihak desa akhirnya disepakati tembok dibongkar, tapi biaya dan tukang dari Sunarto," turang Kapolsek Mlarak. 

Sementara itu, dari hasil pertemuan diketahui konflik antar keluarga hingga berujung pemasangan tembok setinggi dua meter ini disebabkan pihak keluarga Margono tersinggung dan sakit hati dengan ucapan keluarga Sunarto. Namun setelah pihak keluarga Sunarto memohon maaf di hadapan Kepala Desa, Muspika, kepolisian dan TNI serta berjanji tidak akan mengulangi lagi. Akhirnya mereka sepakat damai. 

Budi Ratno Kepala Desa (Kades) Jabung, saat dikonfirmasi mengatakan pihak desa sebenarnya sudah seringkali melakukan mediasi keduanya, namun tidak menemukan titik temu. Tetapi pada mediasi kali ini kedua belah pihak akhirnya saling memaafkan dan sepakat membongkar tembok tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulilah mediasi berjalan lancar dan sudah diketahui akar permasalahannya, tembok setinggi dua meter akhirnya sepakat dibongkar," terang Budi.

Kedua belah pihak yang berkonflik sebenarnya masih saudara, permasalahan tersebut sudah berlangsung lama sedangkan mediasi dari pihak kepala dusun dan lingkungan tidak membuahkan hasil hingga berujung pada pemasangan pagar setinggi dua meter yang menutup akses jalan menuju rumah Sunarto. (asn/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT