News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Parasut Tak Sesuai Standar, Atlet Paralayang Porprov Jatim Terjun dan Tersangkut di Pohon

Gara-gara menggunakan parasut tak sesuai standarnya, Sasa (17) seorang atlet Porprov Jatim cabor Paralayang kontingen Probolinggo jatuh, dan tersangkut di pohon
Selasa, 12 September 2023 - 15:55 WIB
Atlet paralayang yang tersangkut di pohon
Sumber :
  • miftakhul erfan

Madiun, tvOnenews.com - Gara-gara menggunakan parasut tak sesuai standarnya, Sasa (17) seorang atlet Porprov Jatim dari cabang olahraga Paralayang kontingen Kabupaten Probolinggo jatuh, dan tersangkut di pohon area hutan di wilayah Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten, Madiun, Senin (11/9). 

Beruntung, atlet perempuan yang terbang di kelas putri, untuk mendarat akurasi tersebut hanya tersangkut dan tidak mengalami luka-luka. Namun demikian tim rescue dan kesehatan yang stand by langsung melakukan evakuasi dan memeriksa kesehatannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Samsul Hadi, Mid Director cabang olahraga paralayang Porprov Jatim 2023 membenarkan bahwa ada seorang atlet paralayang, yang mengalami insiden gagal landing dan tersangkut di pohon. 

“Benar, namun itu bukan karena faktor alam ya, karena itu karena faktor parasut yang digunakan adalah parasut paramotor,” kata Samsul di lokasi.

Samsul mengatakan, sebelumnya pihaknya telah mengingatkan baik kepada atletnya maupun manajernya untuk tidak menggunakan parasut paramotor dan memakai parasut standar untuk paralayang, namun pihak manajer mengaku telah mencobanya dan dianggap layak terbang sehingga tetap memakainya. 

“Jadi kami kemarin sudah mengingatkan untuk tidak dipergunakan, harusnya tadi bisa terbang normal, namun begitu anginya kecil dianya langsung drop dan tidak bisa landing di tempatnya,” imbuhnya.

Ditegaskan, sebelum menerbangkan para atlet, tim panitia telah memakai Standar Operasional (SO) mulai mengukur kecepatan angin maksimal 15 kilometer per jam, parasutnya layak terbang atau tidak. 

“Yang jelas faktor insiden itu adalah alatnya bukan alam,” pungkasnya. 

Tim rescue dan tim kesehatan yang stand by pun langsung melakukan evakuasi atlet yang masih tersangka di pohon. Tim langsung membawa korban dengan tandu untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan di pos kesehatan yang telah disiapkan panitia.

Panitia pertandingan mengaku tidak ada luka pada Sasa, atlet paralayang kontingen dari Kabupaten Probolinggo yang mengalami insiden. Sehingga Selasa (12/9) sudah kembali bisa mengikuti pertandingan kembali, tentunya dengan memakai parasut standar. (men/far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Parasut Tak Sesuai Standar, Atlet Paralayang Porprov Jatim Terjun dan Tersangkut Pohon

Madiun, tvOnenews.com - Gara-gara menggunakan parasut tak sesuai standarnya, Sasa (17) seorang atlet Porprov Jatim dari cabang olahraga Paralayang kontingen Kabupaten Probolinggo jatuh, dan tersangkut di pohon area hutan di wilayah Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten, Madiun, Senin (11/9). 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT