GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Kuli Bangunan di Ponorogo Ngaku Kasat dan Kanit Reskrim Tuk Peras Kepala Desa

Dua kuli bangunan asal Kecamatan Sambit, Ponorogo, ditangkap Unit Reskrim Polsek setempat, karena melakukan tindak pidana pemerasan terhadap seorang Kepala Desa
Sabtu, 9 September 2023 - 10:02 WIB
Pelaku penipuan dan pemerasan Kades ditangkap polisi
Sumber :
  • aris sutikno

Ponorogo, tvOnenews.com — Dua kuli bangunan asal Kecamatan Sambit, Ponorogo, ditangkap Unit Reskrim Polsek setempat, karena melakukan tindak pidana pemerasan terhadap seorang Kepala Desa. 

Dari hasil pemeriksaan, diketahui pelaku Gaguk (41) berpura-pura menjadi Kasat Reskrim, sementara Sahrul (30) diketahui menyaru menjadi Kanit Reskrim Polres Ponorogo untuk melancarkan aksinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam peristiwa ini, pelaku Gaguk menghubungi korban, Juari (55), yang merupakan Kepala Desa Jerakah, melalui telepon seluler. 

Dengan nada ancaman serta menakut-nakuti korban, pelaku menuduh jika Kades Juari terlibat dalam tindak pidana perjudian, dan jika Juari tidak menyertorkan uang damai sebesar Rp8 juta, pelaku akan memproses tindak pidana tersebut.

Sementara itu, korban yang sudah ketakutan karena diintimidasi bahkan diancam pelaku, langsung melakukan transfer sebesar Rp5 juta kepada pelaku. 

Namun, saat korban akan memberikan uang tunai Rp3 juta yang diminta pelaku, sisa uang yang telah disepakati sebelumnya, pelaku selalu berbelit-belit dan tidak mau bertemu, saat itulah korban mulai sadar jika menjadi korban penipuan, hingga akhirnya melapor ke polisi. 

Sementara itu, dalam rilis yang digelar di Mapolres, kedua tersangka kuli bangunan yang menyaru menjadi Kasat dan Kanit Reskrim, dipertemukan dengan Kasat dan Kanit Reskrim yang asli di hadapan puluhan wartawan, yang melakukan peliputan, Kedua pelaku nampak malu dan kebingungan. 

Kapolres Ponorogo, AKBP Wimboko menjelaskan, pelaku yang mengetahui track record korbannya, menghubungi korban via telepon dengan ditakut-takuti, hingga akhirnya mentransfer uang sebesar Rp5 juta. 

Korban mulai merasa curiga saat akan menyerahkan uang tunai secara langsung sebesar Rp3 juta namun pelaku selalu beralasan.

Setelah memeriksa lebih lanjut, dan menanyakan nomor telepon yang digunakan pelaku, ternyata yang menghubungi bukanlah Kasatreskrim Polres. 

Korban akhirnya membuat laporan polisi. Selang sehari kemudian, polisi berhasil mengamankan pelaku di Tulungagung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya, dan waspada karena saat ini marak penipuan yang mengatasnamakan pejaba,t" terang Kapolres.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, dua pelaku dikenakan Pasal 378 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun. (asn/far) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buka Puasa Bareng KSBSI, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan dan Kamtibmas

Buka Puasa Bareng KSBSI, Kapolri Tekankan Jaga Persatuan dan Kamtibmas

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara buka puasa bersama Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2026).
3 Pemain Persebaya yang Paling Diantisipasi Pelatih Persib, Semua dari Lini Serang

3 Pemain Persebaya yang Paling Diantisipasi Pelatih Persib, Semua dari Lini Serang

Bojan Hodak memilih Gali Freitas, Francisco Rivera dan Bruno Moreira sebagai tiga pemain yang paling diantisipasi dari Persebaya. Pemilihan nahkoda Persib atas tiga pemain ini ternyata punya alasan tersendiri. 
Tolak Pensiun? Jon Jones Buka Peluang Tampil di Ajang Bersejarah UFC White House

Tolak Pensiun? Jon Jones Buka Peluang Tampil di Ajang Bersejarah UFC White House

Legenda UFC Jon Jones membuka peluang untuk kembali tampil dengan negosiasi pertarungan di ajang bersejarah UFC White House, meski sebelumnya sempat vakum lama.
Dampak Mengerikan Tewas Ali Khamenei, Kapolri Langsung Lontarkan Pesan Menohok

Dampak Mengerikan Tewas Ali Khamenei, Kapolri Langsung Lontarkan Pesan Menohok

Dampak mengerikan tewas Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Sontak membuat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo lontarkan pesan menohok. 
Ramalan Keuangan Shio Besok, 3 Maret 2026: Babi Paling Hoki, Ayam Waspada Merugi

Ramalan Keuangan Shio Besok, 3 Maret 2026: Babi Paling Hoki, Ayam Waspada Merugi

​​​​​​​Ramalan keuangan shio besok 3 Maret 2026, memprediksi Shio Babi paling hoki dengan peluang finansial, sementara Shio Ayam wajib waspada agar tak merugi.
Alarm Degradasi! Tottenham Hotspur Kalah Lagi, Posisi Makin Mengkhawatirkan

Alarm Degradasi! Tottenham Hotspur Kalah Lagi, Posisi Makin Mengkhawatirkan

Tottenham Hotspur kembali menelan hasil negatif pada pekan ke-28 Liga Inggris. Bertandang ke markas Fulham FC di Craven Cottage, Minggu (1/3/2026), Spurs takluk dengan skor 1-2.

Trending

Alarm Degradasi! Tottenham Hotspur Kalah Lagi, Posisi Makin Mengkhawatirkan

Alarm Degradasi! Tottenham Hotspur Kalah Lagi, Posisi Makin Mengkhawatirkan

Tottenham Hotspur kembali menelan hasil negatif pada pekan ke-28 Liga Inggris. Bertandang ke markas Fulham FC di Craven Cottage, Minggu (1/3/2026), Spurs takluk dengan skor 1-2.
Dampak Mengerikan Tewas Ali Khamenei, Kapolri Langsung Lontarkan Pesan Menohok

Dampak Mengerikan Tewas Ali Khamenei, Kapolri Langsung Lontarkan Pesan Menohok

Dampak mengerikan tewas Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Sontak membuat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo lontarkan pesan menohok. 
Ramalan Keuangan Shio Besok, 3 Maret 2026: Babi Paling Hoki, Ayam Waspada Merugi

Ramalan Keuangan Shio Besok, 3 Maret 2026: Babi Paling Hoki, Ayam Waspada Merugi

​​​​​​​Ramalan keuangan shio besok 3 Maret 2026, memprediksi Shio Babi paling hoki dengan peluang finansial, sementara Shio Ayam wajib waspada agar tak merugi.
Cara Unik Pemuda Bantarjati Kota Bogor Bangunkan Sahur Gunakan Alat Drumband

Cara Unik Pemuda Bantarjati Kota Bogor Bangunkan Sahur Gunakan Alat Drumband

Puluhan pemuda RT 03/10 Kelurahan Bantarjati, Kota Bogor miliki cara unik untuk membangunkan warga pada waktu sahur tiba. Mereka menggunakan alat drumband. 
3 Pemain Persebaya yang Paling Diantisipasi Pelatih Persib, Semua dari Lini Serang

3 Pemain Persebaya yang Paling Diantisipasi Pelatih Persib, Semua dari Lini Serang

Bojan Hodak memilih Gali Freitas, Francisco Rivera dan Bruno Moreira sebagai tiga pemain yang paling diantisipasi dari Persebaya. Pemilihan nahkoda Persib atas tiga pemain ini ternyata punya alasan tersendiri. 
Tolak Pensiun? Jon Jones Buka Peluang Tampil di Ajang Bersejarah UFC White House

Tolak Pensiun? Jon Jones Buka Peluang Tampil di Ajang Bersejarah UFC White House

Legenda UFC Jon Jones membuka peluang untuk kembali tampil dengan negosiasi pertarungan di ajang bersejarah UFC White House, meski sebelumnya sempat vakum lama.
Terima Kasih Iran, Timnas Indonesia Bisa Langsung Lolos Piala Dunia 2026? Begini Peluangnya

Terima Kasih Iran, Timnas Indonesia Bisa Langsung Lolos Piala Dunia 2026? Begini Peluangnya

Benarkah Timnas Indonesia bisa langsung lolos Piala Dunia 2026 menggantikan Iran? Cek ulasan selengkapnya berikut ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT