News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demi Meriahkan HUT RI, Warga Dusun Ngemplak Rela Habiskan Rp7 Juta untuk Bikin Naga Raksasa dari Sayuran

Dmi memeriahkan karnaval HUT ke-78 RI, warga Dusun Ngemplak Wonoayu Ceper, Gresik, rela membuat replika ular naga raksasa yang terbuat dari ribuan sayur-sayuran
Kamis, 31 Agustus 2023 - 14:17 WIB
Ular naga raksasa dari sayur-sayuran dan buah-buahan
Sumber :
  • m habib

Gresik, tvOnenews.com - Mengagumkan, demi memeriahkan karnaval HUT ke-78 RI, warga Dusun Ngemplak Wonoayu Ceper, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, rela membuat replika ular naga raksasa yang terbuat dari ribuan helai sayur-sayuran dan kacang panjang. Tidak hanya itu saja, mereka juga rela menguras isi kantong cukup dalam hingga mencapai lebih dari Rp7 juta untuk pembuatan ular naga raksasa itu.

Bahkan agar hasil replika ular naga raksasa bisa bagus, rapi, indah dan serupa ular naga pada umumnya, warga Ngemplak ini membutuhkan waktu lebih dari satu bulan dalam proses pembuatannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wow! Hasilnya pun sungguh luar biasa. Replika ular naga raksasa berbahan dasar kacang panjang, sayuran dan buah-buahan itu menjelma sepeti monster sungguhan yang menakutkan.

Sambil tersenyum penuh bangga dan kegembiraan, ratusan warga Dusun Ngemplak Wonoayu Ceper lalu mengarak replika ular naga raksasa yang terbuat dari sayur sayuran dan buah-buahan itu, mengelilingi dusun hingga membuat warga yang menonton sejak siang hari terkagum-kagum. Kegiatan sedekah bumi dan karnaval 17an warga kali ini, sebagai wujud syukur atas rezeki yang mereka terima.

Elyas, salah seorang warga Ngemplak yang ikut membuat replika ular naga raksasa kepada tvOnenews.com menuturkan, jika warga di RTnya telah menghabiskan anggaran pembuatan ular naga hingga mencapai lebih dari Rp7 juta. Tidak hanya mengeluarkan biaya mahal, warga juga membutuhkan total sayur-sayuran dan kacang-kacangan sebanyak 1 kuintal 85 kilogram.

"Kalau sayur sayuran dan kacang panjangnya habis satu kuintal lebih mas. Belum lagi buah-buahan segarnya. Pokoknya total menghabiskan sebanyak 1 kuintal 85 kilogram," jelas Elyas saat ditemui tvOnenews.com.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Elyas mengatakan, bukan hal mudah untuk membuat replika ular naga raksasa yang terbuat dari sayur-sayuran dan buah-buahan. Dia dan warga lainnya membutuhkan waktu hingga satu bulan lamanya, untuk menjadikan sayuran dan buah menjelma menjadi ular naga raksasa.

"Selain kacang panjang dan sayuran lain, kami juga menempelkan buah-buahan seperti buah apel, nanas, jeruk dan buah-buah lainnya agar semakin indah. Kami bahagia bisa mengaraknya keliling dusun," sambung Elyas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT