News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ungkap Peredaran Narkotika, Kapolres Nganjuk : Dua Kecamatan di Nganjuk Dominasi Kasus Narkoba Terbanyak

Dua kecamatan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur yaitu Kecamatan Bagor dan Kecamatan Warujayeng, baru-baru ini menjadi sorotan berbagai pihak setelah belasan tersangka pengedar berbagai jenis narkoba di tangkap Jajaran Satnarkoba Polres Nganjuk.
Selasa, 29 Agustus 2023 - 19:02 WIB
Operasi Tumpas Narkoba Semeru Polres Nganjuk
Sumber :
  • tvOne - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Dua kecamatan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur yaitu Kecamatan Bagor dan Kecamatan Warujayeng, baru-baru ini menjadi sorotan berbagai pihak setelah belasan tersangka pengedar berbagai jenis narkoba di tangkap Jajaran Satnarkoba Polres Nganjuk.

Keberhasilan aparat kepolisian dalam mengungkap jaringan ini telah membuka mata banyak orang akan maraknya peredaran narkotika di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini disampaikan Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, saat menggelar rilis hasil ungkap Operasi Tumpas Narkoba Semeru, Selasa (29/8).

Menurut Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad, operasi tumpas narkoba semeru yang dilakukan selama dua pekan telah menghasilkan bukti kuat tentang keberadaan jaringan ini di dua kecamatan tersebut.

"Kami telah berhasil mengungkap dan menangkap 15 orang jaringan pengedar narkoba dengan berbagai jenis, tersangka paling banyak di Kecamatan Bagor dan Kecamatan Warujayeng," ujar AKBP Muhammad.

Operasi tumpas narkoba semeru berhasil ungkap 15 tersangka ini merupakan hasil kerja sama antara berbagai unsur termasuk masyarakat.

"Kelima belas tersangka jaringan pengedar ini diduga telah beroperasi selama beberapa bulan terakhir, menyebarkan barang haram di berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Nganjuk termasuk sabu, ganja dan pil dobel l atau pil koplo,"kata AKBP Muhammad.

Barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya serbuk sabu sejumlah 7, 27 gram, ganja sebanyak 36 gram dan obat keras berbahaya (Pil Dobel L) sebanyak 12,555 butir.

"Para tersangka tersebut paling banyak menjalankan aksinya di dua kecamatan yaitu Kecamatan Bagor dan Kecamatan Warujayeng Kabupaten Nganjuk," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut AKBP Muhammad menambahkan, pengungkapan para pengedar adalah bukti nyata komitmen Polres Nganjuk, dalam memberantas peredaran obat terlarang di masyarakat dan kerja keras untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya.

Sementara untuk mempertanggungkan jawab perbuatannya ke lima belas tersangka ini, mendekam di balik jeruji tahanan Polres Ngajuk, dan akan menjalani empat tahun hingga maksimal sepuluh tahun kurungan penjara. (kso/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT