News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Olahan Makanan dan Minuman dari Daun Kelor, Jadi Bisnis Ibu-Ibu Penggerak UMKM di Surabaya

Ibu-ibu penggerak UMKM di kawasan Rungkut, Surabaya melakukan inovasi olahan makanan dan minuman dari daun kelor.
  • Reporter :
  • Editor :
Minggu, 27 Agustus 2023 - 14:02 WIB
Olahan Makanan dan Minuman dari Daun Kelor
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Ibu-ibu penggerak UMKM di kawasan Rungkut, Surabaya melakukan inovasi olahan makanan dan minuman dari daun kelor. Makanan dan minuman berbahan dasar daun kelor ini diyakini cukup baik untuk kesehatan, diantaranya untuk hiperensi, kolesterol, mencegah kangker dan baik juga untuk ibu menyusui.

Berbagai upaya dilakukan ibu-ibu penggerak UMKM di era digitalisasi saat ini, karena potensi UMKM untuk tumbuh dan berkembang cukup besar. Diantaranya, seperti ibu-ibu penggerak UMKM di kawasan Rungkut Mapan Barat RW 8, Surabaya yang melakukan berbagai inovasi makanan dan minuman dari bahan dasar daun kelor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, pelaku UMKM di wilayah tersebut terus berkampanye pada warga sekitar dalam hal budidaya daun kelor. Sejumlah produk yang telah dihasilkan seperti, jus daun kelor, puding daun kelor, dan teh dari daun kelor.

“Tak hanya minuman, daun kelor juga bisa dijadikan makanan, seperti sayur kelor, oseng-oseng kelor, pepes, gorengan kelor dan masih banyak lagi makanan maupun minuman dari bahan dasar daun kelor,” ungkap Yusnarita, kader UMKM di kawasan Rungkut.

Ibu-ibu penggerak UMKM memanfaatkan daun kelor sebagai bahan dasar olahan makanan dan minuman ini, karena mudah didapatkan dan dibudidayakan.

“Kelor mudah ditanam di halaman maupun di kebun. Selain itu, daun kelor dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuhm seperti untuk hipertensi, kolesterol, mencegah kangker dan baik juga untuk ibu menyusui,” ujarnya.

“Iya, jus kelor ini rasanya enak, seger kalau diminum saat dingin. Tak hanya dibikin jus, daun kelor ini juga bisa dibuat bahas dasar pudding maupun teh,” tutur Wahyu P Kuswanda, sesepuh warga RMB 8, Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika daun kelor dibuat the, caranya cukup mudah. Yakni daun kelornya cukup dijemur sampai kering. Jika sudah mengering. Bisa langsung dicampur air panas layaknya membuat the.

“Teh dari daun kelor rasanya juga enak. Selain menghangatkan tubuh juga bisa menyehatkan. Karena manfaat daun kelor kan juga banyak untuk kesehatan,” ujar Hariyanto, Ketua RW RMB 8.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT