News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Warga Pasar Kembang Surabaya Dikejutkan dengan Jalan Aspal Menggunung, Ada Apa?

Warga Jalan Raya Pasar Kembang Surabaya, dikejutkan dengan adanya jalan aspal yang tiba-tiba menggunung hingga menimbulkan letusan kecil akibat tekanan.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 1 Agustus 2023 - 17:58 WIB
Warga Pasar Kembang Surabaya Dikejutkan dengan Jalan Aspal Menggunung
Sumber :
  • tvOne - syamsul huda

Surabaya, tvOnenews.com - Warga Jalan Raya Pasar Kembang Surabaya, dikejutkan dengan adanya jalan aspal yang tiba-tiba menggunung hingga menimbulkan letusan kecil akibat tekanan. Kejadian itu diketahui warga pada Selasa pagi (1/8), saat warga hendak ke pasar.

Akibatnya, Jalan Raya Pasar Kembang ini mengalami kerusakan, dan sempat menimbulkan kemacetan, karena memang jalan tersebut padat arus lalu lintas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jayun, salah satu warga yang mengetahui kejadian tersebut menceritakan, awalnnya jalan yang ada di depan tokonya itu normal. Kemudian pagi sekitar pukul 08.00 WIB tiba-tiba terlihat menggunung hingga setinggi satu meter.

"Pagi itu saya lihat masih kecil sekitar lima centimeter. Kemudian saya keluar, sekitar jam delapan sudah besar sekitar satu meter," jelas Jayun, Selasa (1/8).

Jayun menambahkan, kejadian aspal menggunung tersebut karena adanya pemasangan pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang dilakukan sejak beberapa hari. Insiden itu, membuat Jayun merugi lantaran toko tempatnya bekerja terpaksa tidak bisa berjualan.

"Ini ada pemasangan pipa PDAM baru. Ya mau gimana lagi, kalau terganggu ya pasti karena tepat di depan toko saya," tambah Jayun.

Sementara Manager Proyek pengerjaan pipa PDAM Surabaya, Louis Andilun Gatu menjelaskan, adanya jalan aspal menggunung hingga meletus, dikarenakan adanya pemasangan pembaruan pipa PDAM.

"Jadi kita kerjakan proyek ini sudah sejak Jumat lalu. Kita sudah kerjakan sepanjang 144 meter dan kurang 102 meter. Kita melakukan peremajaan pipa PDAM karena pipa yang lama sudah berumur 69 tahun. Nah, saat melakukan penarikan pipa sempat menemui kendala. Pipa tidak bisa ditarik dan akhirnya dihentikan sementara dan dilakukan observasi," jelas Louis Andilun.

Hasil observasi, lanjut Louis, ada tanah yang kurang bagus dan menghalangi pipa. Karena kondisi air di dalam tanah terus mengalir, akan semakin membahayakan jalan.

"Dan untuk itu kita lakukan penarikan dengan ke dalam 4 sampai 5 meter karena pipa sudah mudah ditarik. Tepat dibagian tanah yang kurang bagus, akhirnya terjadi gundukan hingga meletus. Saat ini sudah dilakukan penanganan dan selanjutnya akan kita rapatkan dengan tim," pungkas Louis.

Pasca kejadian ini, tim dari PDAM Kota Surabaya langsung melakukan pengerukan menggunakan alat berat untuk meratakan kembali jalan yang menggunung. Arus lalu lintas di Jalan Raya Pasar Kembang mengalami kemacetan akibat peristiwa ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak PDAM menargetkan proses perbaikan jalan ini akan selesai pada hari ini, agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat, dan arus lalu lintas di kawasan tersebut. (sha/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT