News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dokter Ahli Bedah Anak RSU Dr Soetomo Berdiskusi dan Evaluasi dengan Dokter yang Tangani Bayi Kembar Siam Berkaki Empat

bayi kembar siam kaki empat asal Lombok Timur, NTB belum dirujuk ke RSU Dokter Soetomo, Surabaya. salah seorang tim kembar siam RSU Dokter Soetomo, sudah di NTB
Senin, 31 Juli 2023 - 11:41 WIB
Dokter Ahli Bedah Anak RSU Dr Soetomo Diskusi dan Evaluasi Bayi Berkaki Empat
Sumber :
  • tim tvone - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com – Sampai saat ini bayi kembar siam berkaki empat asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) belum dirujuk ke RSU Dokter Soetomo, Surabaya. Meski begitu, salah seorang tim kembar siam RSU Dokter Soetomo, yakni dokter ahli bedah anak sudah beberapa hari yang lalu di NTB, untuk memeriksa dan berdiskusi dengan dokter yang menangani bayi berkaki empat tersebut.

Dokter ahli bedah anak RSU Dokter Soetomo, Surabaya, yang merupakan salah satu tim dokter kembar siam, yakni Dokter Poerwadi, sudah beberapa hari ini berada di Lombok Timur, NTB. Dokter senior yang sudah berpengalaman menangani bayi kembar siam tersebut datang ke sana atas undangan dokter yang menangani M Karunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada 1 dokter RSU Dr Soetomo yang sedang kesana berdiskusi dengan Dr Nanto (dokter yang menangani bayi kembari siam berkaki empat, M Karunia). Yang kesana dokter Poerwadi, dokter ahli bedah anak RSU Dr Soetomo, sesepuh kami,” ungkap Humas RSU Dokter Soetomo Surabaya, dr Maully Edward.

“Sejak kasus kembar siam berkaki empat ini ramai diberitakan maupun viral di media sosial, Dokter Poerwadi sudah ada disana (Lombok Timur, NTB). Beliau kesana atas undangan dari pihak rumah sakit yang menangani bayi  tersebut,” jelasnya. 

Menurut dr Maully Edward, dr Poerwadi yang sudah berpengalaman menangani bayi kembar siam dari bebagai daerah yang dirujuk di rumah sakit milik Pemprov Jawa Timur ini, melakukan pemeriksaan, observasi terhadap bayi kelahiran 10 November 2022 tersebut.

“Dokter Poerwadi terus melakukan observasi dan evaluasi serta berdiskusi dengan dokter yang ada disana. Mereka sedang berdiskusi apakah harus dikirim ke RSU Dokter Soetomo, apakah  bisa dikerjakan disana,” ucap dokter Maully, melalui pesan Whatsapp.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sepertinya dikerjakan disana. Sampai sekarang mereka tak kirim data pasien (bayi kembar siam berkaki empat, M Karunia),” katanya.

Meski begitu, pihak RSU Dokter Soetomo sudah siap jika sewaktu-waktu jika bayi kembar siam langka ini dikirim ke rumah sakit tipe A ini. Hal ini karena tim kembar siam RSU Dr Soetomo sendiri sudah ada dan peralatannya juga cukup komplit untuk menangani dan melakukan operasi bayi kembar siam. (msi/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT