News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Serunya Kelas Membuat Roti Bersama Teman Tuli, Bekal Keahlian di Masa Depan

Anak merupakan mutiara keluarga. Menurut Presiden Soeharto, anak-anak menjadi penentu masa depan bangsa melalui pendidikan dan wawasan yang diterimanya.
Minggu, 30 Juli 2023 - 13:07 WIB
Baking Class at Parigie with Teman Tuli
Sumber :
  • zainal arifin

Surabaya, tvOnenews.com - Anak merupakan mutiara keluarga yang wajib dilindungi dan dijaga. Bahkan menurut Presiden Soeharto, anak-anak menjadi penentu masa depan bangsa melalui pendidikan dan wawasan yang diterimanya. Presiden RI ke-2 mengeluarkan Keputusan Presiden RI Nomor 44 tahun 1984, dengan menetapkan tanggal 23 Juli sebagai Hari Anak Nasional.

Salah satu hotel di Surabaya Timur mengadakan “Baking Class at Parigie with Teman Tuli”, kelas membuat roti yang diselenggarakan pada Sabtu (29/7) di Cafe Parigie Coffee & Pastry dan diikuti dengan antusias oleh 20 anak dari Sekolah Inklusif Aora Wistara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Uniknya, baking class dipandu chef profesional Yonantha Paskharis yang merupakan disabilitas dan saat ini sukses menjabat sebagai Commis Pastry di salah satu hotel di Surabaya Timur, bersama Elsa sebagai Demi Chef de Partie yang andal dalam berkomunikasi dan menerjemahkan bahasa isyarat, membantu proses komunikasi selama kelas.

“Baking Class at Parigie with Teman Tuli” berangkat dari semangat kepedulian terkait masa depan para disabilitas khususnya penyandang tuna rungu, yang akrab dan lebih sopan disapa Teman Tuli.

“Yonantha telah bergabung bersama kami sejak Desember 2022 dan menjadi contoh nyata heartist yang spesial dengan skill mumpuni, passionate dan kecerdasan yang luar biasa. Hal ini merupakan kebanggaan bagi kami sehingga kami ingin talenta Yonantha di ranah pastry dan bread ini bisa semakin dikenal publik dan semoga bisa menyalurkan semangat kepada adik-adik di depan sini,” tutur Elsa

Para murid dibagi menjadi dua grup, A dan B untuk secara bergiliran belajar proses pembuatan roti dari hulu ke hilir.

“Awalnya harus belajar tentang bahan-bahannya perlu apa saja lalu mixing sekitar 30 menit. Selanjutnya proses molding untuk membentuk adonan dan proofing agar kue mengembang natural lalu proses egg was dilanjutkan memberi topping sesuai selera yang memerlukan waktu total 2 jam,” tambahnya.

Berikutnya adalah proses baking yang membutuhkan waktu 15 hingga 20 menit dan roti siap disajikan.

”Di samping membuat roti, ke-20 peserta ini juga mendapatkan pengalaman seru, wood painting yang didukung oleh Im Not Trash East, untuk mengisi waktu tunggu selama proses proofing dan baking yakni kegiatan melukis di atas limbah kayu berkarakter yang tengah booming di media social," kata Elsa.

“Saya sangat senang dengan kegiatan semacam ini karena banyak sekali manfaatnya bagi anak-anak seperti Jasmine. Kebetulan Jasmine juga memang suka tata boga, jadi bisa lebih percaya diri dan pengalamannya bisa langsung membuat roti di dapur cafe hotel dipandu Chef Yonantha yang juga Teman Tuli juga, pasti sangat menyenangkan untuk anak-anak ini,” tutur Uti, orang tua Jasmine, salah satu murid dari Aora Wistara.

“Di sini tadi belajar buat roti dan melukis juga, saya sangat senang dan semoga nanti diadakan lagi ya. Sangat bangga melihat roti-roti buatan saya keluar dengan sangat bagus, rapi dan wangi, ternyata saya berbakat juga,” kelakar Jason, salah satu murid dari Aora Wistara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eriana salah satu pengagas acara sosial berharap tidak berhenti di sini saja, setelah sukses mengadakan program CSR “Baking Class at Parigie with Teman Tuli”, juga terdapat program bagi disabilitas dengan lebih inovatif agar nantinya lebih banyak industri di tengah masyarakat yang semakin peduli terhadap pentingnya ekosistem hingga infrastruktur yang inklusif. .

“Antusias sekali ya dengan kegiatan baking class ini  pengalaman perdana kami di Im Not Trash East yang sangat menyentuh hati, kegiatan yang sangat bermanfaat dan layak diadakan kembali,” pungkasnya. (zaz/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT