News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahaya, Pulukan Oknum Pesilat Ditangkap karena Bawa Sajam

Puluhan oknum anggota perguruan silat diamankan aparat kepolisian di Mapolres Tuban, Jumat (28/7) sore. Mereka diamankan lantaran membawa senjata tajam (sajam).
Sabtu, 29 Juli 2023 - 10:05 WIB
Puluhan oknum silat ditangkap
Sumber :
  • hartono ranggalawe

Tuban, tvOnenews.com - Puluhan oknum anggota salah satu perguruan silat diamankan aparat kepolisian di Mapolres Tuban, Jumat (28/7) sore. Mereka diamankan lantaran membawa senjata tajam (Sajam) saat hendak datang ke Mapolres untuk menggelar aksi solidaritas terhadap kawan seperguruannya yang ditangkap sehari sebelumnya.

Aksi puluhan remaja ini berhasil digagalkan petugas gabungan TNI, Polri, dan Brimob, saat melakukan sweeping di sejumlah tempat nongkrong, cafe, dan beberapa titik berkumpulnya massa aksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedikitnya petugas mengamankan 43 pemuda yang terindikasi berasal dari Kabupaten Lamongan, Bojonegoro, Nganjuk, dan Tuban. Bahkan dari tangan mereka, polisi berhasil menyita sejumlah senjata tajam dan tongkat.

Akibat peristiwa ini, Mapolres Tuban dijaga ketat oleh anggota kepolisian. Bahkan awak media yang datang untuk meliput sempat dihalau, sehingga tidak dapat melakukan peliputan. Namun, setelah pimpinan cabang perguruan silat hadir di Mapolres setempat, awak media diizinkan masuk untuk melakukan peliputan.

Kapolres Tuban, AKBP Suryono mengatakan, aksi solidaritas ini dipicu adanya flayer di media sosial yang memprovokasi anggota perguruan untuk mendatangi Polres Tuban. Mereka menuntut agar petugas kepolisian mengusut tuntas laporan-laporan dari anggota perguruan yang sudah disampaikan ke Polres setempat.

“Kita amankan ada 43 orang ada yang dari Lamongan, Bojonegoro, Nganjuk, dan sebagian dari wilayah Tuban. Aksi ini dilakukan akibat dari provokasi yang disebar di media sosial beberapa hari yang lalu. Saat kita amankan ada yang membawa sajam, inikan sudah indikasi bahwa yang bersangkutan akan berbuat anarkis,” jelas Kapolres Tuban, kepada awak media.
Setelah menjalani pemeriksaan di Polres Tuban, para oknum pesilat yang sebagian besar masih berusia di bawah umur ini dilakukan pembinaan oleh ketua perguruan silat dan Kapolres Tuban. Selain itu, orang tua mereka juga dipanggil ke Mapolres setempat untuk menjemputnya.
“Sebagian besar yang kita amankan ini di bawah umur, sehingga kita berikan pembinaan dan orang tuanya kita panggil ke polres,” imbuh AKBP Suryono.

Atas kejadian ini, Polres Tuban mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya dengan kabar yang belum tentu kebenarannya. Sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.
"Untuk pelaku penyebar flayer masih kita kejar. Saya imbau agar masyarakat tidak terprovokasi dengan informasi yang tidak bertanggung jawab seperti ini," pungkasnya. (htn/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT