News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banyaknya Tradisi Ritual dan Selamatan di Bulan Suro, Jadi Berkah bagi Pedagang Pisang di Magetan

Banyaknya tradisi ritual maupun selamatan di bulan Suro atau Muharam, jadi berkah tersendiri bagi petani dan pedagang pisang jenis Ambon dan Raja di Magetan
Kamis, 20 Juli 2023 - 12:23 WIB
Banyaknya Tradisi Ritual dan Selamatan di Bulan Suro, berkah bagi Pedagang Pisang di Magetan
Sumber :
  • tim tvone - miftakhul erfan

Magetan, tvOnenews.com - Banyaknya tradisi ritual maupun selamatan menyambut bulan Suro atau Muharam yang digelar oleh warga, menjadi berkah tersendiri bagi petani dan pedagang pisang jenis Ambon dan Raja di Magetan, sejak tiga hari terakhir. 

Banyaknya permintaan pisang ini, harganya pun merangkak naik hingga 70 persen dari hari-hari biasanya. Bahkan para petani pisang dari Kecamatan Plaosan, Panekan, Poncol dan Ngariboyo pun datang sendiri ke pasar Sayur Magetan menggunakan mobil pick up untuk menjual langsung ke pembeli.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sardi (58) petani pisang raja dari Panekan Magetan mengaku, membawa 20 tandan pisang raja ke pasar sayur Magetan. Belum sampai 3 jam, pisang yang ia bawa langsung dari kebun miliknya pun ludes terjual. 

“Wah ramai mas full pembeli, yang dicari adalah pisang raja. Pisang ini jadi sarana untuk ritual atau selamatan bulan suro,” kata Sardi di pasar Sayur Magetan, Kamis (20/7).  

Selain permintaan meningkat, dimana para pedagang biasanya mampu menjual pisang Raja atau Ambon antara 5 hingga 8 tandan pisang saja per hari, kini mereka bisa menjual 15 hingga 20 tandan pisang per harinya. 

Tak hanya itu, Sardi mengaku harga pisang tersebut sekarang juga mahal. Satu tandan pisang raja berukuran besar yang biasa dijual dengan 400 hingga 500 ribu rupiah, kini naik mencapai 700 ribu rupiah per tandan.

“Naik harganya sekarang mas mahal pisang, biasanya per tandan itu paling 300 ribu sekarang ada yang 500 ribu malah ada yang 750 ribu rupiah,” imbuhnya.

Terpisah, Heru Kristianto (39) warga Ngariboyo, Magetan, bersama sejumlah temannya datang ke pasar sayur Magetan untuk membeli pisang jenis pisang raja untuk keperluan selamatan pengesahan warga baru perguruan pencak silat.

Selamatan tersebut lanjut Heru dilakukan setahun sekali atau setiap tanggal 1 Suro. Pisang raja merupakan salah satu sarana selamatan yang wajib disediakan oleh setiap warga baru yang akan disahkan oleh perguruan pencak silat.

“Cari pisang raja mas, untuk pengesahan warga baru (selamatan) rutin selamatan tiap 1 suro,” kata Heru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Heru juga mengaku harganya juga naik. 

“Wah naik mas ini tadi setangkep (setangkup) pisang 150 ribu, biasanya 80 sampai 100 ribu rupiah tergantung besar kecilnya pisang,” keluh Heru.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT