News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komplotan Maling Kabel Listrik Tegangan Tinggi di Mojokero Dibekuk, 2 Pelaku Ditembak

Satreskrim Polres Mojokerto Kota menangkap komplotan pencuri kabel listrik tegangan tinggi, yang selama ini beraksi di sejumlah wilayah di Mojokerto. Dari 4 pelaku, 2 diantaranya ditembak kakinya karena berusaha kabur saat ditangkap.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 5 Juli 2023 - 19:39 WIB
Komplotan Maling Kabel Listrik Tegangan Tinggi di Mojokero Dibekuk
Sumber :
  • tvOne - handi firmansyah

Mojokerto, tvOnenews.com - Satreskrim Polres Mojokerto Kota menangkap komplotan pencuri kabel listrik tegangan tinggi, yang selama ini beraksi di sejumlah wilayah di Mojokerto. Dari 4 pelaku, 2 diantaranya ditembak kakinya karena berusaha kabur saat ditangkap.

4 pelaku masing-masing berisial YN (37), SR (30), RK (37), IL (28). Mereka berasal dari Cilegon dan Madura. Polisi menembak YN dan SR karena berusaha kabur saat dilakukan penangkapan di Gresik, Selasa (4/7) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Para pelaku ini biasanya mencari gardu-gardu yang berada ditempat sepi. Mereka biasanya beraksi menyasar 4 gardu setiap hari," terang Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Wiwit Adisatria, saat pers rilis di Aula Mpolres Mojokerto Kota, Rabu (5/7).

Modus yang digunakan pelaku ini tergolong nekat, sebab komplotan ini memotong kabel listrik penyambung ke transformator yang berada di portal gardu milik PLN. Kabel dipotong menggunakan gunting baja, kemudian dipotong menjadi kecil, agar mudah dibawa.

"Komplotan ini nekat, mereka memotong kabel tanpa menurunkan tegangan. Jadi sudah ada tugas masing-masing, ada yang memotong kabel ke trafo, kemudian ada yang bagian menarik kabel, dan memotong-motong menjadi kecil-kecil," ujar Wiwit.

Komplotan pencuri kabel listrik tegangan tinggi ini biasanya beroperasi di sejumlah wilayah di Jawa Timur. Di wilayah Kota Mojokerto, komplotan ini sudah beraksi di 7 lokasi yakni gardu Desa Sumberwuluh, Desa Pulorejo, Desa Cendoro, Desa Simongagrok, Desa Cendoro, Kecamatan Dawarblandong, Jalan Raya Lakardowo, Jalan Raya Parengan, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto dan Jalan Pahlawan Kota Mojokerto.

"Komplotan ini sudah beraksi di puluhan TKP di Jawa Timur. Ini sedang kita dalami terus, mungkin bisa ratusan TKP," ucap Wiwit.

Komplotan pencuri kabel listrik PLN ini terbagi menjadi 2 tim, 1 tim diamankan polres Gresik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Satu tim kita amankan, ada satu tim lagi yang diamankan Polres Gresik. Mungkin jumlahnya 4 orang," ujar Wiwit.

Selain mengamankan 4 orang tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yakni 1 mobil Mitsubishi Expander, 63 potongan kabel listrik, 6 gunting besi, skun kabel dan plongsongan kabel listrik, dan dua kunci pas.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT